Senin, 17 Agustus 2009

Batubara, Energi Alternatif Pengganti BBM


Di saat negeri kita lagi mengalami krisis bahan bakar, kita seakan tidak memiliki jalan lain untuk menaikkan harga BBM. Padahal negeri ini sangat kaya akan SDM yang hanya menunggu kekreatifan kita untuk memanfaatkannya. Salah satunya adalah sang mutiara hitam, batubara. Pada tahun 1985 pemanfaatan batubara masih terbatas pada beberapa industri, saat itu pemanfaatannya baru mencapai 2,38% dari total penggunaan energi komersial Indonesia, dibandingkan dengan BBM yang mencapai 63,07 persen terhadap total konsumsi energi. Sepuluh tahun kemudian penggunaan batubara telah menjadi 8,67%. Pada PELITA XI penggunaan batubara diperkirakan akan mencapai 42% (278 ton), sedangkan pangsa BBM terhadap total konsumsi energi menurun secara drastis menjadi 31% (BAPPEBTI-CIDES, 2002).

Konsumsi batu bara terbesar adalah pembangkit listrik (75%) karena semakin meningkatnya kebutuhan listrik terutama di bidang industri. Pemerintah menempuh kebijaksanaan dengan menggalakkan pemakaiaan batubara sebagai prioritas utama dalam pembangkit listrik oleh PLTU, dan juga sebagai bahan bakar utama dalam industri berat seperti baja dan semen. Himbauan tersebut dikeluarkan oleh presiden RI pada tahun 1976.

Total sumber daya batubara sampai tahun 1994 mencapai 36,5 milyar ton, yang tersebar di Sumatra sekitar 24,7 milyar ton (68%), di Kalimantan sekitar 11,6 milyar ton (31%) dan sisanya 0,2 milyar ton (15%) terdapat di Jawa Barat, Sulawesi dan Irian Jaya (BAPPEBTI-CIDES, 2002). Pada bulan Maret 2003, PT Tambang Batubara Bukit Asam dan New Energy and Industrial Technology Devolepment Organization (NEDO) Jepang, menemukan sumber cadangan batubara sebesar 230 juta ton di Kungkilan Timur, Sumatra Selatan. Maka, ketersediaan sumber daya batubara dibandingkan dengan kebutuhannya di masa mendatang tidak menjadi masalah yang mengkhawatirkan. Sayangnya pengelolaan baatubara tak dilakukan oleh generasi muslim negeri ini, namun diserahkan kepada pihak asing yang tak jelas arahnya.

Energi batubara merupakan jenis energi yang sarat dengan masalah lingkungan, terutama kandungan sulfur sebagai polutan utama. Hal ini disebabkan oleh oksida-oksida belerang yang timbul akibat pembakaran batubara tersebut sehingga mampu menimbulkan hujan asam. Sulfur batubara juga dapat menyebabkan kenaikan suhu global serta gangguan pernafasan. Oksida belerang merupakan hasil pembakaran batubara juga menyebabkan perubahan aroma masakan atau minuman yang dimasak atau dibakar dengan batubara (briket), sehingga menyebabkan menurunnya kualitas makanan atau minuman, serta berbahaya bagi kesehatan (pernafasan). Cara yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mewujudkan gagasan clean coal combustion melalui desulfurisasi batubara.

Alternatif yang paling aman dan ramah terhadap lingkungan untuk desulfurisasi batubara adalah secara mikrobiologi menggunakan bakteri Thiobacillus ferrooxidans dan Thiobacillus thiooxidans. Penggunaan kombinasi kedua bakteri ini ditujukan untuk lebih mengoptimalkan desulfurisasi. Thiobacillus ferooxidans memiliki kemampuan untuk mengoksidasi besi dan sulfur, sedangkan Thiobacillus thiooxidans tidak mampu mengoksidasi sulfur dengan sendirinya, namun tumbuh pada sulfur yang dilepaskan setelah besi teroksidasi. Hanya saja, penelitian terbaru mengenai kedua mikroba ini tidak dilakukan di negeri kita yang kaya akan sumber batubara, namun dilakukan oleh orang-orang Israel, yang cepat atau lambat akan memanfaatkan ladang emas hitam ini.

Desulfurisasi batubara secara mikrobiologi dengan menggunakan kedua bakteri tersebut memiliki beberapa kelebihan, dibandingkan desulfurisasi secara kimiawi, yaitu lebih efisien, ekonomis dan ramah lingkungan. Selama ini, memang telah dilakukan beberapa penelitian mengenai desulfurisasi batubara, tetapi hasilnya masih kurang optimal. Diharapkan dengan adanya desulfurisasi batubara, dapat mengurangi kadar sulfur batubara, dengan tujuan setidaknya dapat mengurangi polutan sulfat di lingkungan, mengingat batubara sebagai energi alternatif pengganti minyak bumi dimasa mendatang.

Kungfu Muslim


Kungfu 8 Mata Angin adalah kungfu yang dijaga kerahasiaannya oleh kaum pendekar/seniman beladiri China sejak berabad abad silam namun seiring perkembangan zaman akhirnya kungfu ini mulai dikenal di dunia.

Kungfu ini dimitoskan oleh orang China sebagai salah satu beladiri terkuat di dunia penyebarannya luas keseluruh dunia sejak awal abad 20.
Kungfu ini mempunyai ciri khas pada serangan langsung pukulan bertubi tubi dengan penyaluran tenaga ledakan yang luar biasa. Para praktisinya pada akhirnya mampu merubah kungfu ini dari kungfu tenaga luar menjadi kungfu tenaga dalam.

Kungfu bajiquan adalah kungfu rahasia terkuat di dunia diciptakan oleh para rahib Butongpai, tersebar menjadi 2 bagian utama;
1. Bercampur dengan aliran kungfu lainnya seperti Bagua Zhang, Piqua Zhang, Shaolin dan Taichi.
2.Menyebar khusus di daerah china beragama islam dan hanya diajarkan pada suku beragama islam seperti suku Hui, turki dan uighur dll.


Kungfu ini jarang disebarkan karena dianggap terlalu berbahaya.

Terdiri dari beberapa aliran tapi intinya adalah membentuk kekuatan dalam dari latihan pernafasan dan jurus. Gerakan dan tehniknya sederhana dan mengandung tenaga yang luar biasa. mempunyai gerakan gerakan lambat yang mengandung ledakan ledakan tenaga. jarang disebarkan pada umum karena bagi orang dulu kungfu umum disebarkan untuk umum tidak demikian dengan kungfu rahasia karena mematikan dan berbahaya.

Daratan Es Greenland Semakin Berkurang


Dua sungai salju (gletser) terbesar di Greenland terancam berkurang pada kondisi yang mengkhawatirkan, kemungkinan besar karena perubahan iklim jangka panjang yang cenderung semakin hangat. Demikian laporan para ilmuwan, Rabu (7/12).

Salah satu gletser tersebut, Kangerdlugssuaq, bergerak sejauh 14,4 kilometer setiap tahun atau tiga kali lipat dari pergerakannya di tahun 2001, kata Gordon Hamilton dari Climate Change Institute, University of Marine. Gletser besar lainnya, Helheim, bergerak sejauh 11,2 kilometer pertahun atau bertambah 6,4 kilometer setiap tahun dibandingkan tahun 2001.

"Tingkat pergerakannya sangat mengejutkan," kata Hamilton dalam pertemuan tahunan American Geophysical Union.

Gletser memainkan peranan penting dalam mengatur masuknya air ke lautan. Melelehnya daratan es di Greenland dan lepasnya gunung es dari gletser menyumbangkan sekitar 7 persen kenaikan permukaan laut dalam setahun.

Permukaan air laut secara global naik sekitar 10 hingga 20 centimeter selama seabad terakhir karena melelehnya gletser dan es di kutub. Hal ini menyebabkan beberapa wilayah daratan terancam akan terendam air saat pasang naik atau saat dilanda badai besar.

Pemanasan global seringkali disalahkan sebagai penyebab melelehnya lapisan es secara global. Menurut Hamilton, berkurangnya lapisan es di Greenland dengan cepat menunjukkan bahwa perubahan iklim adalah faktor penyebabnya.

Di lain pihak, salah satu gletser yang paling cepat mencair di Amerika Utara telah mencapai setengah titik kritis sebelum lepas dan akan terus berkurang dalam dua dekade ke depan.

Gletser Columbia di Alaska yang berukuran sebesar kota Los Angeles berkurang 14,4 kilometer sejak 1980-an. Diperkirakan, tingkat penyusutannya mencapai dua kali lipat dalam 15 hingga 20 tahun. Gletser yang bergerak sekitar 24,4 meter setiap hari ini biasanya melepaskan sekitar 8 kilometer kubik es setiap tahunnya ke Prince William Sound di pantai Alaska.

"Dengan mempelajari pengaruh berkurangnya gletser di Alaska, fenomena yang terjadi di Greenland apat dijelaskan," kata Tad Pfeffer, associate director pada Institute of Arctic and Alpine, University of Colorado.

Pfeffer mengatakan, perubahan iklim yang cenderung semakin hangat saat ini tidak dapat menjelaskan secara langsung pengaruhnya terhadap menyusutnya gletser Columbia dan gletser di perairan lainnya. Beberapa ilmuwan memperkirakan, penyusutan tersebut didorong kecenderungan menghangatnya iklim yang lambat sejak lima abad lalu.

Menurut Pfeffer, mencairnya Gletser Columbia secara signifikan mungkin disebabkan pecahnya gunung es berukuran besar dan terlepas ke sound (perairan di antara pulau-pulau kecil) tersebut karena tekanan air laut bukannya perubahan iklim. Gletser yang memiliki ketebalan di atas 915 meter telah menipis menjadi 397 meter di beberapa lokasi dalam dua puluh tahun terakhir.


Sumber: AP
Penulis: Wah

Menghantam Virus Komputer dengan tangan Kosong


Untuk mencegah virus, trojan, worm dan sejenisnya dengan memakai antivirus?, belum tentu berguna. Karena virus selalu lebih baru dari antivirus, kalau proteksi dengan program firewall & Antivirus RTS? (Real Time System), bisa juga... cumannya komputer anda akan berjalan lebih lambat, karena program tersebut residen di memory dan memakan system resource lagi pula setiap anda membuka program baru, selalu akan muncul pertanyaan apakah program ini boleh dijalankan.

Jadi solusi yang aman, cepat dan praktis bagaimana? Nah baca lebih lanjut artikel ini. Artikel ini sengaja ditulis bagi anda yang ingin mencegah kerusakan system, file dan data anda tanpa perlu campur tangan antivirus dan firewall alias MANUAL.

Pertama-tama akan kami jelaskan definisi dan bagaimana virus, trojan, worm dan sejenisnya bisa masuk ke dalam sistem komputer anda.

1. Virus sebenarnya lain dengan trojan atau worm, tapi pada prakteknya penyebarannya virus banyak di maanfaatkan oleh program worm dan trojan. Trojan adalah sebuah program yang dapat dijalankan (biasanya ber-ekstension EXE) oleh pengguna komputer dan ketika program tersebut dijalankan, dia akan merubah sesuatu dari sistem komputer kita (pada umumnya registri windows yang diubah). Nah kalau virus itu residen di memori dan dia akan merubah file yang biasanya ber-ekstension EXE atau COM dan kadang-kadang file tersebut menjadi rusak. Kalau worm (cacing) merupakan program kecil yang berupa script yang bisa nempel di mana aja, bahkan bisa nempel di html file (file website). Program antivirus pada umumnya menggabungkan semua worm dan trojan dalam kategori VIRUS, cuma mungkin dikasih kode virusnya contoh yang worm di kasih kode W depannya baru nama worm tersebut (contoh: w32/sober) dan kita juga akan menggangapnya sama karena semua itu merusak sistem file komputer. Intinya virus bisa berupa atau berfungsi seperti trojan/worm dan sebaliknya juga, apalagi kalau file tersebut telah ter-infeksi, otomatis akan menjadi file trojan/worm juga, karena kalau pengguna membukanya akan meng-infeksi file-file lainnya.

2. Penyebaran virus dulunya hanya bisa melalui media luar seperti disktet, tapi di jaman ini virus pada umumnya memanfaatkan teknologi internet untuk menyebar luas. Cara masuknya bisa melalui E-mail (attachment), mirc, messenger (kirim/download file), download dr situs (terutama situs porno) atau bahkan memanfaatkan kelemahan dari sistem browser kita. Banyak cara pembuat virus untuk menjebak orang supaya tertarik untuk men-download dan membuka file yang ber-virus, antara lain dengan iming-iming gambar porno, gambar lucu, tools yang berguna buat anda, cara dapat uang, games bagus, hingga yang baru-baru ada pesan dr FBI/CIA untuk anda.

Sebenarnya cara mengatasi virus itu cukup mudah, antara lain: 1. Jangan membuka atau menerima file yang di dapat dr email, mirc dan messenger kalau anda belum kenal dengan pengirimnya dan belum yakin file itu berisi virus. 2. Kalau anda browser ke situs yang tidak anda kenal, matikan program java & java script. Matikan juga fitur install auto atau install on demand supaya program yang berisi virus tidak akan masuk secara otomatis ke komputer anda. 3. Kalau membuka disket, CD, DVD, USB drive dan media luar apapun bentuknya, scan dahulu dengan program antivirus untuk memastikan itu benar-benar aman.

Tips di atas mungkin akan mencegah masuknya virus ke komputer anda, tapi tidak akan 100% pasti komputer anda tidak terkena virus, bisa saja anda kecolongan. Lebih dari 90% komputer yang terkoneksi di Internet pernah terkena virus. Nah untuk mengatasi supaya anda aman dari virus, walaupun virus tersebut sempat masuk ke komputer anda, berikut ini adalah caranya:

1. Virus pada umumnya akan merusak dan memperlambat proses kerja komputer. Untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan virus, anda harus punya cadangan penyimpanan data atau file system. Untuk itulah backup system & data sangat diperlukan, apalagi kita tidak akan mengetahui virus di masa yang akan datang akan secanggih apa dan efek kerusakan yang ditimbulkan sejauh apa. cara backup pada winXp dan winme dengan create restore point dahulu di program> accesories> system tools> system restore, win98 bisa pakai Microsoft Backup dengan membackup folder windows semuanya. Khusus untuk data, Winxp dan winme juga harus menggunakan Microsoft Backup, karena system restore tidak 100% mengembalikan data anda.

Kalau anda males melakukannya secara manual, winxp dan winme sudah otomatis melakukannya setiap anda mematikan komputer anda, Untuk win98 satu-satunya cara hanya memakai program system schedule windows atau program lainnya yang berfungsi sebagai otomatis backup, ketika komputer lagi idle. tapi untuk pastinya, winxp dan winme juga harus memakai program tersebut supaya bila terjadi apa-apa, anda tinggal me-restore kembali. Bila komputer anda hari ini terkena virus, anda tinggal restore system sebelumnya atau yang kemarin.

2. Cara ini adalah untuk mencegah virus merusak file system kita yang biasanya berakhiran EXE, dan Sebelum anda melakukan hal ini, anda harus terlebih dahulu membackup system windows anda (baca keterangan no 1 di atas), karena penulis takut anda melakukan kesalahan yang dapat berakibat fatal terhadap system anda. Anda juga harus mempunyai dasar Windows untuk melakukan ini, kalau tidak, anda akan bingung dan kesulitan untuk memahaminya.

Caranya cukup mudah, anda tinggal merubah attribut dari file EXE anda menjadi READ ONLY alias cuma bisa dibaca, tidak bisa ditulis. caranya bisa anda menggunakan SEARCH dari windows anda, kemudian cari semua program yang ber-ektenstion EXE (search key-nya *.exe) di folder windows. Setelah itu blok semua program yang tampil(atau tekan ctrl+a) terus klik kanan pilih properties. Setelah itu pilih READ-ONLY di bagian bawah kotak pilihan atributes. Bagi yang tahu DOS (command prompt) bisa menggunakan perintah ATTRIB, fungsinya sama saja dengan cara di atas. contoh: c:\windows>attrib +r *.exe

Hal ini akan mencegah virus untuk merubah atau merusak file-file tersebut, karena pilihan tadi mematikan fitur untuk merubah file-file tersebut. Kalau anda ingin lebih yakin virus bisa mendeteksi hal tersebut, anda bisa tambahkan pilihan HIDDEN (menyembunyikan file tersebut) di sebelah kanan dari READ ONLY. Dengan kedua pilihan tersebut virus-virus pada umumnya tidak akan dapat menginfeksi file tersebut. Kalau anda ingin menampakan file HIDDEN ketika membuka folder di komputer anda, anda bisa pilih "show all hidden files" di "folder option".

Anda juga bisa melakukan hal di atas ke semua folder komputer anda, kalau anda merasa hal ini perlu dilakukan, atau mungkin dilakukan juga ke file lain yang bukan ber-ekstensi EXE atau COM. Cara ini adalah cara yang paling efektif dan telah diuji coba oleh penulis. Satu hal yang penting diketahui, kalau anda ingin melakukan penghapusan atau perubahaan ataupun anda sering meng-update file yang ber-ekstensi EXE tersebut, anda harus ingat untuk membuka proteksi read-only atau hidden tersebut. Kalau tidak file tersebut tidak akan bisa dihapus atau diupdate, dan akan muncul pesan error.

Ini adalah salah satu cara untuk memproteksi file.

Mekah : "Pusat dari planet Bumi"


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : "Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?."

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada asalan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka'Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka'Bah di di planet Bumi dengan Ka'bah di alam akhirat.

Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama 'Zero Magnetism Area', artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka'Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka'Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, "Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877)

Kaleng yaaa Kaleng...!!!


Petikan kisah seorang teman : "Di suatu malam yang sepi, dikejauhan terlihat sesosok tubuh berambut sepunggung. Tubuhnya tinggi semampai, ketika berjalan laksana pragawati. Sepatu berhak tinggi terpasang manis di telapak kakinya. Dipadu dengan pakaian super minim, tampak sangat menggoda bagi sebagian orang. Ketika aku melintas di depannya terdengar suara,”mas-mas godain kita dong!.” Tidak!! Tenyata yang kukira sesosok perempuan itu adalah seorang banci"

Sobat, mungkin hampir seperti itulah perasaan kita ketika mengalami kejadian yang sama. Ketika kalian mendengar kata banci atau waria, pasti kalian langsung teringat dengan sesosok lelaki yang berpenampilan kemayu yang berdandan layaknya perempuan. Memang seperti itulah ciri khas yang melekat pada diri seorang banci. Sobat, tahu gak sih, kalo di salah satu televisi swasta di Indonesia ada acara yang bernama “Be A Man”? Dengan slogan ”dari kaleng jadi baja” acara ini cukup mudah diingat keberadaanya. Dalam acara ini, sejumlah waria dari berbagai latar belakang dan pekerjaan dikumpulin jadi satu untuk dilatih secara militer dengan tujuan agar mereka dapat kembali menjadi laki-laki normal. Siapa yang paling akhir bertahan, dia lah yang akan menjadi pemenang. Begitulah kira-kira tujuan yang bisa ditangkap dari acara ini.

Mungkin bagi sebagian orang acara ini hanya sebatas hiburan. Tapi jika kita lebih teliti dalam melihat masalah ini, sepertinya ada udang di balik batu dalam acara ini. Masalah apakah itu? Dan juga apa bener jika mereka dilatih dengan cara militer para waria itu akan kembali menjadi seorang laki-laki normal? Gimana sih Islam ngelihat masalah banci? Dan gimana seharusnya kita bersikap terhadap masalah ini. So, stay with us!!


Mengkomersilkan Banci

Kalau kita melihat acara reality show ini sekilas memang menunjukkan bahwa para pria berjiwa wanita ini ditujukan agar dapat lebih kelihatan “cowok”nya. Selain itu, acara ini terlihat memanfaatkan keberadaan banci untuk “dijual” sebagai komoditas bisnis hiburan di tanah air. Sebab di tengah-tengah maraknya acara yang bergenre cinta-cintaan atau paling banter horor-hororan, acara ini terlihat sebagai suatu alternatif tontonan. Acara ini pun mendapat perhatian khusus dari para penikmat acara TV. Bener aja, acara yang pada awal penayangannya sempat mengalami kendala itu sekarang telah memasuki edisi kedua.

Sebelum adanya acara ini pun, banyak acara-acara lain yang menampilkan seorang banci atau paling enggak peran banci di dalam sajian tayangannya. Sampai-sampai kalau gak ada bancinya, acara itu rattingnya bakal kalah bersaing. Karena semakin maraknya banci-bancian di TV, KPI(Komisi Penyiaran Indonesia) sebagai lembaga yang bertugas mengontrol jalannya segala bentuk penyiaran akhirnya sempat melarang adanya figur banci dalam acara TV. Tapi gak terlalu lama berselang, acara-acara yang mengandung unsur banci mulai bermunculan kembali. Meskipun ada teguran dari KPI, tapi toh itu hanya dianggap sebagai angin lalu. Nah semakin jelas beberapa fakta menunjukkan kalau keberadaan banci itu dikomersilkan, iya kan?


Ajang Pelegalisasian Banci

Sobat, disamping dimanfaatkan sebagai komoditas bisnis hiburan, ternyata keberadaan acara ini memiliki maksud lain. Maksud lain itu adalah sebagai alat untuk menyebarkan ide liberalisme. Dengan cara melegalisasikan keberadaan banci di dunia ini. Pelegalisasian banci ini jelas akan mengancam masa depan umat manusia. Duh segitunya! Tapi beneran lho, sekarang coba deh kalian pikir kalau para cowok yang ada di seluruh dunia jadi banci semua, gimana bisa keturunan manusia bakal lahir ke dunia!?

Tujuan acara ini untuk membuat para banci agar kembali jadi laki-laki normal dengan latihan militer pun perlu dipertanyakan lagi, apa bisa? Mungkin ada orang yang berpendapat bahwa jika banci diperlakukan secara keras maka jiwanya pun akan ikutan jadi tegas. Ok deh, mungkin waktu si banci ikutan acara itu dia terlihat mengalami sedikit perubahan sikap. Tapi apakah selepas dari acara itu keadaan si banci bisa berubah 180 derajat jadi laki-laki tulen? Gak ada yang berani jamin. Sebab mereka memilih menjadi waria atau atau laki-laki normal itu merupakan masalah pemikiran dasar mereka. Meskipun fisik mereka ditempa layaknya tentara, tapi yang mempengaruhi persepsi seseorang itu adalah pemikiran yang dimilikinya.
Islam See It

Islam sangat tegas dalam menyikapi masalah banci ini. Dalam Islam, banci adalah sebuah perbuatan yang bertentangan dengan aqidah Islam. Sebab manusia diciptakan hanya dalam dua jenis, yaitu laki-laki atau perempuan secara berpasang-pasangan. Seperti dalam ayat berikut, “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak…”(QS An-Nisa ayat:1) Selain itu, Rasulullah juga sangat membenci perbuatan menjadi seorang banci, seperti dalam hadist beliau “Rasulullah melaknat (mengutuk) laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki, beliau bersabda : Usirlah mereka dari rumah-rumah kalian” (HR. Bukhari). Nah loe, siapa yang mau dibenci sama Rasulullah? Pastinya gak bakalan dapat hujjah di akhirat kelak.

Sebagai seorang muslim, kita seharusnya hanya menjadikan Islam sebagai aqidah kita. Jadikan aqidah Islam kita sebagai landasan hidup kita. Kita tidak boleh meniru aqidah lain yang jelas-jelas kufur. Banci merupakan perbuatan yang telah keluar dari aqidah Islam kita. Jadi gak ada deh yang namanya kompromi dengan yang liberalisme yang menjerumuskan kita dalam jurang-jurang penyesatan yang salah satunya melalui perbuatan banci. Sebagai seorang muslim kita harus tetap istiqomah dalam menerapkan Islam dalam kehidupan sehari-hari. Banci kaleng tetap akan menjadi kaleng jika tidak dirubah melalui perubahan aqidah yang benar.

Musa Capalan : "Memeluk Islam Setelah chatting"


Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun. Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama dari penganut tradisional.

“Aku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah orthodok,” tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi Orthodok di Amerika Serikat, ia seakan ”putus” kontak dengan dunia luar. Otomatis kala itu Musa tidak punya teman non-Yahudi sama sekali. Melalui bantuan internetlah ia mendapatkan banyak teman, terutama dari kalangan Islam. Dari diskusi online, ia justru mulai ragu dengan agamanya dan akhirnya bersyahadah via internet. Berikut kisahnya seperti dituturkan di di situs readingislam.com.

Kenal Islam lewat internet

“Belakangan, sejak kenal internet, aku jadi suka chating. Dari situlah bisa kenalan dengan berbagai macam kalangan, suku dan agama,” imbuhnya. Bahkan, e-mail Musa secara perlahan mulai terisi oleh teman-temannya yang beragama Islam. Sejak saat itulah ia mulai tertarik dan antusias mempelajari Islam.

“Aku menaruh perhatian sangat spesial dengan Islam. Kami saling bertukar info tentang Tuhan, nabi, moral, dan nilai-nilai agama. Perlahan aku jadi tahu banyak tentang Islam. Ternyata Islam adalah agama yang penuh damai. Begitupun aku belum bisa menghilangkan imej buruk tentang Islam. Misal ketika kudengar ada serangan teroris, sama seperti yang lainnya, aku menuding Islam itu ekstrem.” aku Musa. Beruntungnya ia punya kenalan online beragama Islam. “Dialah yang telah membuka pintu Islam kepadaku.”

Alhasil ia justru jadi banyak bertanya pada dirinya sendiri. Apakah agama Islam mengajarkan hal itu (membunuh orang tak berdosa)? Katanya Nabi Muhammad adalah seorang pejuang besar dan tidak pernah membunuh orang tak berdosa.

“Dari diskusi itu aku yakin Islam juga mengajarkan respek, damai, dan toleransi. Tidak pernah disebutkan untuk membunuh orang selain Islam. Dalam Al-Quran ada satu pelajaran yang sangat berharga dan dalam maknanya:”Membunuh seseorang, sama dengan merusak seluruh dunia.” Musa menyitir sebuah ayat Al-Quran.

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. (Al-Ma'idah:32)

Setelah yakin Islam bukan agama perang, Musa memutuskan untuk mempelajari Islam lebih mendalam. Ia justru menemukan keragu-raguan dalam agamanya sendiri.

“Entah mengapa pandanganku sangat cocok dengan pandangan Islam. Aku bahkan menduga Kitab Perjanjian Lama, misalnya, telah banyak diubah. Diubah semata-mata untuk kepentingan materi.”

“Hal menarik lainnya yang membawaku makin condong ke Islam adalah kebenaran ilmiah (scientific truth) yang ada dalam Al-Quran. Kandungan ilmiah Al-Quran luar biasa. Misal Quran menceritakan bagaimana kejadian manusia yang berawal dari sperma manusia. Asal mula kehifupan manusia sebagaimana diceritakan dalam Al-Quran itu jauh sebelum ilmu pengetahuan ditemukan,” tukas Musa mantap.

“Al-Quran juga menyatakan bagaimana gunung-gunung dibentuk dan berbicara tentang lapisan atmosfir! Ini semuanya hanya beberapa dari begitu banyaknya penemuan-penemuan ilmiah, yang telah ada dalam Al-Quran 1400-an tahun yang lalu jauh sebelum penemuan-penemuan ilmu pengetahuan saat ini. Inilah salah satu kunci atau faktor yang menghantarku menemukan kebenaran dalam kehidupan,” lanjutnya bersemangat.

Musa menambahkan ada banyak website (situs) yang sangat bias dalam mengartikan ayat-ayat tertentu. Misalnya ayat-ayat tentang “perang”. Dikatakannya, kebanyakan situs-situs itu mengambil frase “perang”tersebut untuk membuat opini bahwa Islam agama suka perang.

“Padahal tidak demikian. Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari salama yang bermakna “damai atau selamat”. Aku sangat yakin Islam agama damai.”

Tidak berani tinggalkan shalat

Menilik usianya yang masih sangat muda dan tinggal di lingkungan kaum Yahudi, Musa menghadapi banyak tantangan. Terutama dari keluarganya.

“Sungguh sangat sulit bagi mereka jika tahu aku telah berganti keyakinan. Jujur saja, keluarga dan sanak famili semua sayang padaku. Apa reaksi mereka kala mengetahui anak laki-laki kesayangannya telah masuk Islam? Karena itu, sementara waktu aku tak bisa leluasa memperlihatkan kehidupan Islam secara sempurna dalam kehidupan harian. Namun aku bersyukur kepada Allah, diberikan kekuatan hingga tetap bisa menunaikan shalat lima waktu dengan lancar. Khusus shalat saya berjuang untuk tidak meninggalkannya,” tutur Musa.

Menariknya, tatacara amal ibadah dalam Islam, semisal shalat dipelajarinya melalui chatting dengan rekan muslim dan juga browsing di internet.

“Paling kurang aku bisa tetap memelihara keyakinan pada Allah. Beberapa hal lain, secara fisik, lumayan sulit mengekspresikannya di khalayak ramai.”

Musa belum berani memberitahukan kepada kedua orangtuanya bahwa sudah memeluk Islam. Karena itu pula ia belum berani keluar rumah guna mendatangi mesjid untuk shalat. Seperti disebutkan di atas, tempat tinggalnya adalah kawasan Yahudi Orthodoks dan mesjid yang ada letaknya pun sangat jauh dengan rumahnya.

Karena usia yang masih sangat belia, Musa terkadang sulit mengendalikan emosinya. Misal kala berdebat sesuatu tentang Muslim, katakanlah tentang Timur Tengah, hatinya jadi mudah meletup.

“Saat diskusi seluruh anggota keluarga sudah pasti mendukung Israel. Mereka tidak tahu bagaimana kenyataan yang sebenarnya. Seperti bangsa Palestina, saya pikir seharusnya mereka memperlakukan rakyat disana secara baik. Ketika keluargaku bicara tentang situasi di sana, terutama saat mereka menyebut-nyebut “Tanah suci bangsa Yahudi” atau “Tanah Impian”, entah kenapa hatiku menolaknya dan bahkan ada rasa marah. Saya jadi gampang tersinggung.” aku Musa panjang lebar.

Sulitnya bersyahadah di khalayak ramai

“Aku belum mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan syahadah dengan disaksikan khalayak ramai. Meskipun begitu aku telah bersyahadah di hadapan yang Maha Menyaksikan, yakni Allah SWT. Nanti ketika umurku sudah cukup dan dianggap dewasa untuk bepergian sendirian, maka aku berniat untuk melangkah ke mesjid, insya Allah. Hal terpenting saat ini adalah meningkatkan kualitas diri (iman),” ujarnya.

Diam-diam Musa bahkan mulai berdakwah dengan mengajak rekan-rekan sepermainannya untuk meninggalkan minum-minuman keras, nonton film porno, menjauhi obat-obatan terkarang dan juga menghilangkan kebiasaan mencuri. Namun tentu saja hal itu tidaklah mudah. Musa mencoba semampu yang ia bisa.

“Semuanya demi dan untuk Allah. Aku berharap sepanjang waktu yang ada bisa mengerjakan apa yang Allah maui dari hamba-Nya.”

Musa, uniknya, tidak mau disebut telah menemukan Islam atau masuk Islam ataupun telah mendapatkan cahaya terang selepas berada dalam kegelapan. Akan tetapi ia ingin dikatakan telah kembali kepada Islam. Semoga Allah menuntunnya kepada jalan yang benar sebagaimana Allah telah tuntun kita semua. Amiin.

Dianggap sudah mati

Peristiwa masuk Islamnya kalangan Yahudi memang sering bikin heboh. Kebanyakan komunitas dan terlebih keluarga si muallaf tidak bisa menerima hal itu. Seperti peristiwa kaburnya seorang gadis Yahudi baru-baru ini di Yaman. Terakhir diketahui sang gadis telah memeluk Islam. Kabarnya di sana peristiwa seperti itu telah puluhan kali terjadi. Untuk kasus seperti itu, maka pihak keluarga si muallaf Yahudi melakukan upacara kematian dan menganggap salah satu anggota keluarganya telah mati, karena keluar dari agama Yahudi.

Maryam Jamilah, penulis buku Islam terkenal dan seorang muallaf Yahudi Amerika yang masuk Islam tahun 1961, pernah mengalami masa-masa sulit selepas berganti keyakinan. Diceritakan kala itu ia dianggap sudah tidak ada lagi oleh anggota keluarganya.

“Keluarga saya menyusun opini bahwa saya sudah keluar (dari Yahudi). Saya diperingatkan, dengan memeluk Islam kehidupan saya akan sulit, Karena Islam bukan bagian dari Amerika. Dikatakan mereka, dengan ber-Islam maka saya akan diasingkan dari keluarga dan masyarakat,” kisah wanita yang punya nama asli Margaret Marcus itu sebagaimana disitir Islamreligion.

“Jujur saja, pada masa itu saya belum begitu kuat menghadapi serangan dan tekanan seperti itu. Hingga jatuh sakit. Bahjan saya berencana berhenti dari kuliah. Selama dua tahun saya berada dalam perawatan medis khusus,” lanjutnya. Maryam mulai bersentuhan dengan Islam kala baru berumur sepuluh tahun. Satu ketika ia pernah berujar begini.

“Delapan tahun di sekolah dasar, lalu empat tahun di sekolah menengah dan satu tahun di akademi. Saya belajar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Latin dan Yunani, Aritmatika, Geometri, Aljabar, Biologi, Sejarah Eropa dan Amerika, Musik dan Seni, akan tetapi saya tidak pernah mengenal siapa Tuhan saya!” Begitulah.

Presiden Belarusia yang Anti-Yahudi


Israel gondok. Sikap anti-semit atau anti-Yahudi muncul dimana-mana. Kali ini datang dari presiden Belarusia, Aleksander Lukashenko.

“Apa Anda pernah ke Bobsruk? Apa Anda pernah melihat keadaan kota itu? Seperti kandang babi.” Ujar Lekashenko yang saat ini mencanangkan negaranya untuk selalu menjaga kebersihan.

“Bobsruk adalah kota yang dipenuhi dengan orang Yahudi. Dan Anda tahu bagaimana Yahudi memperlakukan tempat yang mereka tinggali. Saya tak ingin menyerang siapapun, tapi orang-orang Israel itu tak pernah menyiangi rumput, tak seperti di Moscow, atau di Belarusia.” tambahnya.

Republik Belarus atau Belarusia adalah sebuah negara di Eropa Timur dengan ibu kota Minsk. Negara ini secara administratif terbagi menjadi 6 provinsi (voblast) dan sebuah kota khusus. Belarus ialah negara pedalaman, relatif datar, dan memiliki bidang berawa yang besar. Danau dan sungai membentuk negeri ini. Daerah rawa terbesar ialah Polesia, yang merupakan salah satu rawa terbesar di Eropa. Ada 11.000 danau di Belarus, dan menjadikannya sebagai salah satu Negara Eropa yang kaya akan danau.

Tzipi Livni, mantan menteri luar negeri Israel, menanggapi, “Komentar Lukashenko seperti mengembalikan kita pada mitos zaman dulu: bahwa bangsa Yahudi kotor, dekil, dan bau.”

Tapi Livni tampaknya lupa, yang mengatakan seperti itu justru Lenni Brenner, seorang Yahudi yang menjadi sejarawan. (sa/qmh)

Riset di Italia: Warga Muslim Seharusnya Dilarang Menjalankan Ibadahnya



Sebuah studi yang dilakukan di Italia baru-baru ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pandangan yang negatif tentang imigran dari negara-negara Muslim. Masyarakat Italia menganggap imigran Muslim hanya menimbulkan masalah di negeri mereka.

Studi yang dilakukan lembaga riset Makno dan sebuah komisi kementerian dalam negeri Italia itu dirilis hari Selasa (29/4). Hasilnya, 55, 3 persen mengatakan bahwa imigran dari negara-negara Islam lebih banyak menimbulkan masalah, dibandingkan para imigran dari negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Kristen.

Bahkan sekitar 60, 3 persen responden menyatakan warga Muslim selayaknya dilarang melaksanakan ibadahnya dan dilarang membangun masjid tanpa persyaratan. 10 persen responden menyatakan dengan tegas bahwa mereka menentang jika warga Muslim diberi keleluasaan menjalankan ajaran agamanya atau mendirikan masjid. Sedangkan responden lainnya mensyaratkan, umat Kristen juga harus diizinkan membangun masjid di negeri-negeri Muslim.

Sementara responden dari kalangan imigran Muslim, 40 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka sulit memelihara tradisi Islam di Italia. 30 persen responden mengaku khawatir akan kehilangan kebudayaannya.

Mayoritas penduduk Italia menganut agama Kristen Katolik. Lebih dari 17 persen responden non-Muslim mengatakan bahwa mereka khawatir akan adanya serangan teroris di Italia. 25 persen responden meyakini, imigran Muslim mencela orang-orang dan budaya Italia dan 28, 2 persen responden mengatakan bahwa warga Muslim tidak toleran dengan ajaran-ajaran Katolik.

Posisi warga Muslim di Italia makin sulit, setelah sejumlah partai di Italia mengedepankan isu imigran dalam kampanyenya. Beberapa partai menegaskan akan memperketat aturan dan bersikap tegas pada para imigran.

Menurut data resmi pemerintah Italia, ada lebih dari sejuta warga Muslim di negara itu, meski sejumlah lembaga bantuan mempekirakan jumlahnya lebih banyak lagi. Sayangnya, dalam hasil studi Makno, tidak disebutkan berapa jumlah Muslim dan non-Muslim yang menjadi responden mereka, dan apakah suara mereka mewakili seluruh masyarakat Italia. (ln/al-arby)

TEOLOGI


A. Teologi Kristen
Teologi (Yun: theologia, gabungan dari dua kata theos, Allah dan logos, logika), secara sederhana didefinisikan oleh A. H. Strong, sebagai "ilmu tentang Allah dan hubungan-hubungan antara Allah dan alam semesta." Karena Teologia itu merujuk kepada Allah, maka, Thomas Aquinas, mendefinisikannya secara spesifik, sebagai "pikiran Allah, ajaran Allah dan memimpin kepada Allah. [Sinclair B. Ferguson,ENDT: "Theology" (Downers Grove, Illinois, 1988), 680-681].

Sistem teologi bukan eksklusif milik orang Kristen, tetapi semua agama. Pada umumnya, dunia sekuler, berdasarkan definisi filsafat Aristoteles, menyebut disipilin teologi sebagai Filsafat teologi atau Metafisika. Bagi gereja, Teologia memiliki dua pengertian, yaitu (1). Pengajaran tentang Allah dan (2). Pengetahuan tentang Allah. Sumber utama teologi Kristen adalah Alkitab. Teologia Kristen adalah upaya logis untuk mempelajari tentang Allah dengan sumber utama adalah Alkitab.

Sedangkan tradisi dan tulisan-tulisan bapak-bapak gereja dan teolog-teolog klasik lainnya adalah sebagai pembantu-panduan pengembangan teologi selanjutnya.
Teologi Kristen dibagi ke dalam 4 kelompok:
1. Teologi Eksegetis, Teologia Eksegetis meliputi penelaahan Bahasa-Bahasa, Arkeologi, Pengantar, Hemeneutika, Teologi Alkitabiah.

2. Teologi Historis, Teologi historis merunut sejarah umat Allah dalam Alkitab (PL) dan Gereja sejak Yesus Kristus [PB]. Teologi Historis membahas awal mula, perkembangan, dan penyebaran Agama yang sejati dan juga semua Doktrin, organisasi, dan kebiasaannya. Di dalamnya termasuk juga Sejarah Alkitab, Sejarah Gereja, Sejarah Pekabaran Injil, sejarah Ajaran dan sejarah Pengakuan Iman.

3. Teologi Sistematika, Teologi Sistematika menggunaan bahan-bahan yang disajikan oleh (1). Teologi Eksegesis dan (2). Teologi Historis, lalu menatanya menurut suatu Tatanan yang Logis sesuai dengan tokoh-tokoh besar dalam penelitian teologis. Teologi Sistematika membahas Apologetika, Polemik dan Ajaran Etika Alkitabiah.

4. Teologi Praktis, Teologi Praktis meliputi pokok-pokok seperti Homiletika, Organisasi dan Administrasi Gereja, Ibadat, Pendidikan, dan Penginjilan.

Jadi, integrasinya, Doktrin yang ada di Alkitab ditelaah secara Eksegetis berdasarkan Historisitasnya [doktrin berkembang dalam konteks sejarah secara progresif selama pembentukan PL dan PB], kemudian keduanya Disistematisasikan oleh para ahli untuk tujuan Praktis atau aplikasi hidup. [Henry C. Thiessen, Teologi Sistematik, (Malang: Gandum Mas, 1993), 31-32]

Tentang Doktrin
Doktrin merujuk kepada pengajaran tentang Allah yang bersumber dari Alkitab. Sebuah Doktrin adalah apa yang seluruh kitab suci ajarkan tentang topik-topik tertentu kepada kita hari ini. Doktrin ini terkait langsung dengan definisi Teologi Sistematika. Doktrin dapat bermakna sempit atau luas. Doktrin yang luas, misalnya, Doktrin Allah, termasuk sebuah ringkasan dari apa yang Alkitab katakan kepada kepada kita tentang Allah. [Wayne Grudem,Systematic Theology: An Introduction to a Biblical Doctrine(G. R. Michigan: Zondervan Pub. House, 1994), 25-26]. Pengertian Doktrin secara sederhana adalah ajaran utama Alkitab. Ajaran yang tertulis dalam Alkitab. Ajaran itu tidak pernah salah atau tidak konsisten atau berubah.

Tentang Sistematika Teologi

Sistematika Teologi adalah upaya menyusun Teologia-Teologia yang membentuk Doktrin. Doktrin yang diajarkan oleh Alkitab tersusun atas Teologi-Teologi dari masing-masing penulis Alkitab (PL-PB). Seringkali para ahli membagi Alkitab ke dalam dua Perpektif Teologi, yakni Teologi Perjanjian Lama [teologi menurut penulis-penulis PL. di PL. Contoh: Teologia Ayub. dll.] dan Teologi Perjanjian Baru [Teologi menurut para penulis PB. di PB. Contoh: Teologi Paulus, dll.]. Semua penulis Alkitab menyepakati tentang tema-tema secara obyektif, misalnya, tema Kristus (--Christology).

Penjelasan tema ini menyebar di seluruh Alkitab (PL-PB) sebelum disistematisasikan dalam oleh para teolog sistematika. Tema-tema Alkitab ini kemudian disintesa secara kategorial sehingga membentuk akumulasi tema-tema tertentu oleh Bapa-Bapa Gereja, sehingga tema itu mudah dipahami dan dapat diajarkan secara tuntas.

Ada tiga kriteria untuk menentukan Doktrin: (1). Doktrin itu sangat ditekankan dalam Kitab Suci. (2). Doktrin itu sangat penting dan berpengaruh dalam Ajaran Gereja sepanjang masa. (3). Doktrin itu sangat berpengaruh bagi pengajaran gereja sepanjang masa. Karena kesesuaiannya dengan situasi kontemporer (perubahan), Doktrin-Doktrin itu lebih diterima pada hari ini, ketimbang buku-buku teks Teologi Sistematika. [Wayne Grudem, Systematic Theology: An Introduction to a Biblical Doctrine (GR. Michigan: Zondervan Pub. House, 1994), 25-26].

Usaha mensintesa tema-tema Alkitab ini disebut usaha Sistematisasi Doktrin. Tema-tema Alkitab yang menyebar dan telah diakumulasi itu membentuk beberapa tema mayor, misalnya, secara umum ada 7 Doktrin mayor dalam Alkitab (sebutannya bisa berbeda): (1). Doktrin Alkitab. (2). Doktrin Allah. (3). Doktrin Manusia. (4). Doktrin Kristus dan Roh Kudus. (5). Doktrin Aplikasi Penebusan. (6). Doktrin Gereja. (7). Doktrin Akhir zaman. Istilah "Doktrin" tidak dapat diganti dengan istilah "Teologi" Misalnya: "Doktrin Allah" tidak bisa menjadi "Teologi Allah", dll. Doktrin-Doktrin (Misalnya: Doktrin Allah) ini bisa dipersempit, seperti: Doktrin Kekekalan Allah, atau Doktrin Trinitas, atau Doktrin Penghakiman Allah. Doktrin-Doktrin, dalam pengajaran dan penyelidikannya bisa dikembangkan, tetapi tidak akan berubah atau bertambah, selama Alkitab Kanonik (PL-PB) adalah Sumber Doktrin itu.

Dengan demikian, berdasarkan fungsinya, tugas seorang teolog sistematika adalah menata secara Logis semua Doktrin yang sudah tersedia di Alkitab dengan panduan Tokoh-Tokoh Besar dalam penelitian Teologi lainnya. Misalnya, John Calvin, dengan Institutionya tidak bisa lepas dari karya-karya Bapak-Bapak Gereja, seperti Agustinus, Thomas Aquinas, dll. Hasil akhir dari usaha "Sistematisasi" Doktrin Alkitab itu disebut Teologi Sistematika. (Silahkan bandingkan dengan karya Louis Berkhof, Teologi Sistematika (telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesi oleh LRII, Jakarta).

Dogma
Dogma merujuk kepada apa yang dilihat benar oleh seseorang dan yang mempengaruhi pendiriannya. Dalam gereja, Doktrin adalah Kebenaran Sejati yang dinyatakan oleh Allah di dalam Kristus dan tertulis dalam Alkitab. Doktrin yang telah disepakati akan disebut Dogma. Doktrin menentukan Dogma. Dogma-dogma Kristen ditetapkan dalam Konsili-Konsili. Misalnya, Doktrin Kristus (--Kristologi, sebagai Doktrin yang banyak menghadapi permasalahan) disepakati sebagai Dogma Gereja dalam 4 kali Konsili, tahun 325, 787, 1215 dan 1545-1563 Masehi. [Hendrikus Berkhof, Introduction to the Study of Dogmatics (G. R, Mich.: W. B.Eerdman Pub. Co., 1985), 4-6.]. Tentang Konsili-Konsili, silahkan baca di F.D. Wellem, Kamus Sejarah Gereja: "Konsili" (Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 1994), 127-139.

Jadi, Dogma yang sejati dasarnya adalah Doktrin atau Pengajaran yang bersumber dari Alkitab itu sendiri dan ditetapkan oleh Konsili Gereja sebagai Dogma Gereja yang sah dan benar.

Tentang "Aliran Teologi"
Aliran Teologi adalah adalah suatu Sistem Pemahaman Teologi yang dikembangkan oleh seseorang atau kelompok dalam suatu masa atau generasi tertentu, yang kemudian diwariskan kepada pengikut atau generasi berikutnya. Sistem ini membentuk sebuah sudut pandang tertentu yang unik yang dianggap dan diyakini benar sehingga membentuk Komunitas dengan sejarah pemikiran yang sama dan gerakan yang sama. Orang-orang yang tergabung di dalam Komunitas ini akan disebut sesuai nama-nama Teori atau Teologinya atau pencetusnya.

Contoh:
(a). Gereja-gereja yang mewarisi Teologia Reformator, misalnya, Martin Luther atau John Calvin, maka gereja-gereja ini beraliran Teologia Reformasi atau Injili tetapi tidak disebut "berdoktrin Luther atau Calvin" atau berdoktrin Reformasi. Karena Luther atau Calvin atau Reformator lainnya tidak menciptakan Doktrin tetapi hanya memurnikan Doktrin yang sudah ada. Meskipun, Calvin menemukan cara pandangan lain dalam mengembangkan Doktrin Keselamatan dari Alkitab, tentang "Predestinasi" dan "Inneransi Alkitab", dll.; yang sebelumnya diabaikan oleh para teolog Katolik Roma.

(b). Misalnya, jika ada Pendeta yang mengatakan: "Kami menganut Doktrin Calvin, dapat dipastikan bahwa yang dia maksudkan adalah "Doktrin yang diwariskan oleh Calvin atau para Reformator "bukan Doktrin Menurut Calvin". Calvin sendiri mendasari Teologianya pada Alkitab. Doktrin-Doktrin yang Dia ajarkan pun adalah dari Alkitab. Silahkan Baca terjemahan dan ringkasan buku Yohanes Calvin, Institutio.

(c). Gerakan Kharismatik adalah suatu aliran yang menekankan kharisma dalam pelayanan dan ibadah. Gereja-gereja ini beraliran Kharismatik atau Pentakostal. Sebenarnya. Kharismatik dan Pentakosta disebut "gerakan, movement)", bukan "Aliran Teologi". Karena dalam tradisi, Kharismatik tidak menciptakan atau membuat Aliran Teologia atau "Doktrin Baru", tetapi para penggerak Kharismatik atau Pentakostal itu memberikan penekanan pada hal-hal yang margin - yang tidak utama dalam Doktrin Ortodoks. Misalnya, Doktrin Baptisan. Gerakan Kharismatik atau Pentakostal mengajarkan bahwa baptisan "harus" selam, jika tidak, berarti tidak sah atau salah. Padahal tidak harus seperti itu.

"Pengajaran Doktrin" Bisa Bebeda dan Salah
(1). Jika Doktrin yang diajarkan oleh gereja tersebut tidak sesuai dengan Doktrin-Doktrin Ortodoks, maka gereja itu dianggap Salah atau Sesat. Doktrin Ortodoks secara sederhana dirumuskan dalam Pengakuan Iman Rasuli, Nicea-Konstantinopel, Chalcedon, Athanasius.

(2). Masing-masing aliran gereja bisa berbeda-beda dalam memberikan penekanan pada Doktrin. Misalnya, dalam mengkhotbahkan Doktrin Keselamatan, gereja-gereja yang beraliran Teologi Calvinis - Injili cenderung mengajarkan Keselamatan oleh Anugerah Allah. Sedangkan di gereja lainnya, menekankan keselamatan melalui perbuatan baik, dsb. Doktrin Keselamatan itu sendiri tidak berubah, tetapi cara mengajarkan dan memberikan penekanan pada Doktrin itu yang berbeda.

(3). Aliran Teologi seseorang bisa berubah.
Doktrin itu sifatnya tetap dan benar. Tetapi, seringkali ada Pendeta, Ahli Teologia yang memberikan penekanan yang berlebihan untuk hal-hal tertentu, namun mengabaikan hal-hal yang utama - prinsipil. Cara dan Metode Berteologia seseorang juga sangat berperan dalam mempengaruhi Teologinya. Aliran Teologia seseorang bisa mempengaruhi jemaat yang dipimpinnya. Oleh sebab itu, jangan karena dia sesorang 'Pendeta yang berbakat' atau 'Teolog yang handal' dan 'Populer' maka dia dianggap tidak bisa salah. Jadi, antara Sudut Pandang Teologi Seseorang terhadap suatu Doktrin dengan Aliran Teologi yang dianut oleh sebuah Denominasi atau gereja bisa bebeda dan salah. Ujilah apa yang anda dengar! Ujilah segala sesuatu.

Aliran Teologi Membentuk Komunitas
Macam-macam Aliran Teologi yang membentuk komunitasnya sendiri dalam Organisasi-Organisasi dan Yayasan-Yayasan dalam Kristiani. Antara lain:
1. Angglikan
2. Arminian
3. Baptis
4. Dispensasional
5. Lutheran
6. Reformed/Presbiterian
7. Kahrismatik/Pentakostal
8. Katolik Traditional
9. Katolik Paska Konsili Vatikan II.
10. Kristen Ortodoks
11. Dsb.

Corak suatu Denominasi sangat dipengaruhi oleh Pemikiran dan Teologia yang dianut oleh Perintisnya.

Teologia Seseorang Bisa Salah
Selama Teologia yang dimaksud adalah Teologia seseorang, bukan Teologia Para Penulis Alkitab, maka ada tiga jawaban: (a). Ya. (b). Tidak dan (c). Bisa Ya atau tidak.
(1). Ya. Dalam sejarah gereja banyak sekali para Teolog yang dianggap salah atau Sesat atau Bidat. Misalnya, Marcion, dianggap Bidat karena membuang semua PL; Phillips Melancthon, reformator yang dianggap Humanis-kompromis, sehingga ia tidak termasuk reformator sejati; Paul Yonggi-Cho, Teolog Korea Modern dengan Teologia Samanisme--Perdukunan, dll.

(2). Tidak. Teologi para Penulis Alkitab tidak pernah salah. Hanya Yakobus, dalam surat Yakobus, di PB. yang dianggab "jerami" oleh Martin Luther karena Doktrinnya agak berbeda atau tidak sama dengan Surat-Surat lain.

(3). Ya dan Tidak. Seorang Teolog bisa benar dalam suatu Doktrin namun bisa salah dalam Doktrin yang lain. Contoh: Pandangan Teologia Calvin berbeda dengan pandangan Teologia Armenius dalam menafsirkan Doktrin Dosa dan Doktrin Keselamatan. Dalam Doktrin yang lain, Armenius sama dengan Calvin. Dalam perbedaan ini, apakah Armenius atau Calvin yang salah? Jawab: Akibatnya, membentuk dua kubu bagi di dalam Aliran Teologi; pro-Armenius dan pro-Calvin. Jadi, teologi bisa salah karena tidak konsisten, namun bisa benar secara Alkitabiah. Ini yang disebut "spekulasi dalam menafsirkan Doktrin".

Walaupun Aliran Teologi yang dianut di masing-masing Gereja berbeda, tetapi mereka tetap memiliki Doktrin yang sama, kecuali untuk Gereja Roma Katolik (ada sedikit perbedaan) dan aliran-aliran "lain". Teologia bisa berbeda, tetapi Doktrin tetap sama selama Gereja tersebut bukan gereja sesat. Gereja tidak berhak mengubah doktrin, tetapi pandangan Teologi seseorang atau gereja terhadap doktrin tertentu bisa berbeda.


B. TEOLOGI ISLAM

Dalam kitab at-ta’rifat disebutkan bahwa syiah adalah mereka yang mengikuti dan mengutamakan imam Ali r.a serta mengatakan bahwa beliau adalah imam (khalifah) setelah Rasulullah SAW. Dan mereka berkeyakinan bahwa kepemimpinan tidak keluar dari imam Ali dan dari anak-anaknya (keturunannya) .Jika kita bandingkan pokok-pokok dasar aqidah Islam bagi orang-orang Syiah dengan Ahlu sunnah, maka tampak perbedaannya. Bagi Ahlu sunnah, pokok-pokok dasar aqidah Islam itu adalah at-tauhid, an-nubuwwah, al-maad (hari pembalasan), dan kemudian amal yang dibina di atas tiang agama yaitu syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji. Bagi Syiah selain hal-hal tersebut di atas ditambah lagi dengan satu pokok dasar yaitu I’tikad dengan imamah.

Lahirnya Aliran Syiah

Para penulis sejarah Islam berbeda pendapat dalam mengenai awal mula lahirnya aliran syiah. Sebagian menganggap bahwa syiah lahi langsung setelah wafatnya Nabi, yaitu pada saat perebutan kekuasaan antara golongan muhajirin dan anshar di balai pertemuan Saqifah Bani Saidah. Pada saat itu muncul suara dari Bani Hasyim dan sejumlah kecil muhajirin yang menuntut kekhalifahn bagi Ali bin Abi Thalib. Sebagian yang lain mengatakan bahwa syiah lahir pada masa khr kekhalifahan Usman bin Afan (memerinh dari tahun 664-656 H) atau pada masa awal kepemimpinan Ali bin Abi Thalib. Pada masa itu terjadi pemberontakan terhadap kekhalifahan Usman bin Affan yang berakhir dengan kematian Usman dan ada tuntutan umat agar Ali bersedia di baiat untk menjadi khalifah.

Pendapat yang paling populer adalah bahwa syiah lahir setelah gagalnya perundingan antara pihak pasukan khalifah Ali dengan pihak pemberontak Muawiyah bin Abi Sufyan di Siffin, yang lazim disebut sebagai peristiwa at-tahkim atau arbitrasi. Akibat kegagalan itu, sejumlah pasukan Ali memberontak terhadap kepemimpinannya dan keluar dari pasukan Ali. Mereka ini disebut golongan Khawarij (golongan yang keluar) dan sebagian besar orang yang tetap setia kepada khalifah disebut syiatu Ali (pengikut Ali).

Pendirian kalangan Syiah bahwa Ali bin Abi Thalib adalah imam atau khalifah yang seharusnya berkuasa setelah wafatnya Nabi Muhammad telah tumbuh sejak Nabi Muhammad masih hidup, dalam arti bahwa Nabi Muhammad sendirilah yang menetapkannya. Dengan demikian menurut Syiah, inti dari ajaran Syiah itu sendiri telah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Namun demikian, terlepas dari semua pendapat tersebut, yang jelas adalah bahwa Syiah baru muncul ke permukaan setelah dalam kemelut antara pasukan Ali dan Muawiyah terjai pula kemelut sesama pasukan Ali. Di antara pasukan Ali pun terjadi pula prtentangan antara yang tetap setia kepada Ali dan yang membangkang .

Sekte-sekte dalam Syiah
Selain membedakan Syiah dengan aliran Islam lainnya, persoalan imamah juga menimbulkan sekte-sekte dalam syiah itu sendiri. Semua sekte Syiah sepakat bahwa imam yang pertama adalah Ali bin Abi Thalib, kemudian Hasan bin Ali, lalu Husein bin Ali. Namun setelah itu muncul perselisihan mengenai siapa penggani imam Husein. Dalam hal ini muncul dua kelompok dalam Syiah. Kelompok pertama meyakini imamah beralih kepada Ali bin Husein Zainal Abidin, putra Husein bin Ali, sedangkan kelompok yang kedua meyakini bahwa imamah beralih kepada Muhammad bin Hanafiah, putra Ali bin Abi Thalib dari istri bukan Fatimah.

Akibat dari perbedaan tersebut muncullah berbagai sekte dalam Syiah. Sebagian di antara sekte-sekte ini sebetulnya tidak dapat disebut sebagai sekte atau aliran karena hanya merupakan pandangan seseorang atau sekelompok kecil saja. Para penulis klasik berselisih tajam mengenai jumlah sekte dalam Syiah. Akan tetapi, para ahli umumnya membagi sekte Syiah dalam empat golongan (sekte) besar , yaitu Kaisaniyah, Zaidiah, Imamiyah, dan kaum ghulat.

a. Golongan (sekte) Kaisaniyah

Kaisaniyah adalah sekte syiah yang mempercayai kepemimpinan Muhammad bin Hanafiyah setelah wafatnya Husein bin Ali. Nama Kaisaniyah diambil dari nama seorang bekas budak Ali bin Abi Thalib, Kaisan, atau dari nama Mukhtar bin Abi Ubaid yang juga dipanggil dengan nama Kaisan. Sekte Kaisaniyah terpecah menjadi dua kelompok. Pertama, yang mempercayai bahwa Muhammad bin Hanafiyah sebenarnya tidak mati, tetapi hanya gaib dan akan kembali lagi ke dunia nyata pada akhir zaman. Mereka menganggap, Muhammad bin Hanafiyah adalah imam Mahdi yang dijanjikan itu. Yang termasuk golongan Kaisaniyah diantaranya sekte al-Karabiyah, pengikut Abi Karb ad-Darir.

Kedua adalah kelompok yang percaya bahwa Muhammad bin Hanafiyah telah mati, tetapi jabatan imamah beralih kepada Abi Hasyim bin Muhammad bin Hanafiyah. Yang termasuk kelompok ini adalah sekte Hasyimiyah, pengikut Abi Hasyim. Sekte ini terpecah-pecah setelah meninggalnya Abi Hasyim. Menurut Ibnu Khaldun, diantara sekte Hasyimiyah yang terpecah menjadi beberapa kelompok tersebut adalah para penguasa pertama Dinasti Abbasiyah, yaitu Abu Abbas as-saffah dan Abu ja’far al-Mansur. Ibnu khaldun selanjutnya menyatakan bahwa setelah meninggalnya Abi Hasyim, jabatan imamah berpindah kepada Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas, kemudian secara berturut-turut kepada Ibrahim al-imam, as-Saffah, dan al-Mansur.

Sekte kaisaniyah ini telah lama musnah. Namun kebesaran dan kehebatan nama Muhammad bin Hanafiyah ini masih dapat dijumpai dalam cerita-cerita rakyat Aceh dan hikayat Melayu yang terkenal, Hikayat Muhammad Hanafiyah. Hikayat ini telah dikenal di Malaka sejak abad ke-15.

b. Golongan(sekte) Zaidiah

Dinamakan Zaidiah di nisbatkan kepada nama Zaid bin Zainul Abidin bin Al-Hassain bin Ali . Zaidiah adalah sekte dalam Syiah yang mempercayai kepemimpinan Zaid bin Ali bin Husein Zainal Abidin setelah kepemimpinan Husein bin Ali. Mereka tidak mengakui kepemimpinan Ali bin Husein Zainal Abidin seperti yang diakui sekte Imamiyah, karena menurut mereka Ali bin Husein Zainal Abidin dianggap tidak memenuhi syarat sebagai pemimpin .

Dalam Zaidiah, seseorang baru diangkat sebagai imam apabila memenuhi lima kriteria, yakni keturunan Fatimah binti Muhammad SAW, berpengetahuan luas tentang agama, zahid (hidup hanya dengan beribadah), berjihad di jalan Allah SWT dengan mengangkat senjata, dan berani. Disebutkan bahwa sekte Zaidiah mengakui keabsahan khilafah atau imamah Abu Bakar as-Siddiq (khalifah pertama), dan Umar bin Khattab (khalifah kedua).
Dalam teologi mereka disebutkan bahwa mereka tidak menolak prinsip imamah al-mafdhul ma'a wujud al-afdhal, yaitu bahwa seseorang yang lebih rendah tingkat kemampuannya dibanding orang lain yang sezaman dengannya dapat menjadi imam atau pemimpin, sekalipun orang yang lebih tinggi dari dia itu masih ada. Dalam hal ini, Ali bin Abi Talib dinilai lebih tinggi daripada Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Oleh karena itu, sekte Zaidiah ini dianggap sekte Syiah yang paling dekat dengan sunah.

Dalam persoalan imamah, sekte Zaidiah ini berbeda pendapat dengan sekte Itsna 'Asyariyah atau Syiah Dua Belas yang mengaggap bahwa jabatan imamah harus dengan nas. Menurut Zaidiah, imamah tidak harus dengan nas tetapi boleh dengan ikhtiar atau pemilihan. Dari segi teologi, penganut paham Zaidiah ini beraliran teologi Muktazilah. Oleh karena itu, tidak heran kalau sebagian tokoh-tokoh Muktazilah, terutama Muktazilah Baghdad, berasal dari kelompok Zaidiah. Di antaranya adalah Qadi Abdul Jabbar, tokoh Muktazilah terkenal yang menulis kitab Syarh al-Ushul al-Khamsah. Hal ini bisa terjadi karena adanya hubungan yang dekat dengan pendiri Muktazilah, Wasil bin Ata, dan Imam Zaid bin Ali. Akibatnya muncul kesan bahwa ajaran-ajaran Muktazilah berasal dari Ahlulbait atau bahkan sebaliknya, justru Zaid bin Ali yang terpengaruh oleh Wasil bin Ata sehingga ia mempunyai pandangan-pandangan yang dekat dengan sunah.

Sekte-sekte yang berasal dari golongan Zaidiah yang muncul kemudian adalah Jarudiyah, Sulaimaniyah, dan Batriyah atau as-Salihiyah. Sekte Jarudiyah adalah pengikut Abi Jarud Ziyad bin Abu Ziyad. Sekte ini menganggap bahwa Nabi Muhammad SAW telah menentukan Ali sebagai pengganti atau imam setelahnya. Akan tetapi penentuannya tidak dalam bentuk yang tegas, melainkan dengan isyarat (menyinggung secara tidak langsung) atau dengan al-wasf (menyebut-nyebut keunggulan Ali dibandingkan yang lainnya).

Sekte Sulaimaniyah adalah pengikut Sulaiman bin Jarir. Sekte ini beranggapan bahwa masalah imamah adalah urusan kaum muslimin, yaitu dengan sistem musyawarah sekalipun hanya oleh dua tokoh muslim. Bagi mereka, seorang imam tidak harus merupakan yang terbaik di antara kaum muslimin. Oleh karena itu, sekalipun yang layak jadi khalifah sesudah Nabi Muhammad SAW adalah Ali bin Abu Talib, akan tetapi kepemimpinan Abu Bakar dan Umar bin Khattab adalah sah. Hanya dalam hal ini umat telah melakukan kesalahan karena tidak memilih Ali. Namun, mereka tidak mengakui kepemimpinan Usman bin Affan karena menurut mereka Usman telah menyimpang dari ajaran Islam. Sekte Sulaimaniyah ini juga disebut al-Jaririyah.

Sekte Batriyah atau as-Salihiyah adalah pengikut Kasir an-Nu'man al-Akhtar atau pengikut Hasan bin Salehoa al-Hayy. Pandangan mereka mengenai imamah sama dengan pandangan sekte Sulaimaniyah. Hanya saja dalam masalah Usman bin Affan, sekte Batriyah tidak memberikan sikapnya. Mereka berdiam diri atau tawaqquf. Menurut al-Bagdadi (ahli usul fikih), sekte ini adalah sekte Syiah yang paling dekat dengan Ahlusunah. Oleh karena itu, Imam Muslim meriwayatkan beberapa hadis dalam kitabnya Sahih Muslim dari Hasan bin Saleh al-Hayy.

c. Golongan (sekte) Imamiyah

Golongan ini juga dinamai dengan “itsna asyriyah” karena mengakui imam yang keduabelas. Dinamakan dengan imamiyah karena mereka sangat mementingkan soal imamah. Dan karena mereka berpendapat bahwa Imam adalah orang yang sangat terpelihara dari salah. Syiah imamiyah adalah sebuah kelompok umat Islam yang berkeyakinan, bahwa Ali lah yang berhak mewarisi khalifah, dan bukan Abu Bakar, Umar, dan Usman r.a. mereka meyakini adanya 12 imam. Imam yang terakhir kata mereka menghilang, masuk dalam goa di Samara.

Adapun dua belas imam yang mereka yakini itu adalah sebagai berikut :
1. Ali bin Abi thalib ra. Digelari dengan “Al-Murtdha”, khalifah keempat khulafaurrasyidin, menantu Rasulullah SAW, terbunuh oleh Abdurrahman bin Muljim di mesjid Kufah pada tanggal 17 Ramadhan tahun 49 H.
2. Hasan bin Ali ra. Digelari “Al-Mujtaba.”
3. Husein bin Ali ra, digelari “As-Syahid” (yang mati syahid)
4. Ali zainal Abidin bin Husein, digelari Assajjad.
5. Muhammad Baqir bin Ali Zainal Abidin digelari “Baqir”
6. Ja’far Shadiq bin Muhammad Baqir digelari “Ash-Shadiq”
7. Musa Kadzim bin ja’far shadiq digelari “Kadzim”(yang mampu menahan diri)
8. Ali Ridha bin Musa Kadzim digelari “Ridha”
9. Muhammad Jawwad bin Ali Ridha digelari “Taqi”(yang bertaqwa)
10. ,Ali Hadi bin Muhammad Jawwad digelari “Naqiy”
11. Hasan Askari bin Ali Hadi digelari “Zaki”(yang suci)
12. Muhammad Mahdi bin Muhammad Al Askari yang digelari “Imam Muntadhar”

d.Golongan (sekte) ghulat

Syiah ghaliyah atau ashabul ghulat, adalah golongan Syiah yang ajaran-ajarannya telah melampaui batas. Mereka ada yang berpendapat bahwa imam-imam mereka mempunyai unsur-unsur ketuhanan. Ada pula yang menyerupakan tuhan dengan makhluknya.

Kepercayaan tersebut adalah pengaruh dari kepercyaan-kepercayaan inkarnasi, reinkarnasi, ajaran-ajaran Yahudi dan Kristen . Agama Yahudi menyerupakan tuhan dengan makhlukNya, sedangkan agama Kristen menyerupakan makhluk dengan Tuhannya.
Diantara liran-aliran Al-Ghaliyah yang keterlaluan ialah As-saba’iyah, Al-abaiyah, dan Al-khattabiyah. Aliran As-saba’iyah adalah pengikut Abdullah bin Saba’ orang Yahudi dari Yaman, yag berpura-pura masuk Islam. Aliran Sabaiyah inilah yang pertaa kali meyatakan ajaran tentang gaibnya imam, raj’ah, menitis (hulul) nya sifat ketuhana kepada imam, dan berpindahnya sifat ketuhanan dari seorang imam kepada imam berikutnya.

Aliran albaiyah, atau pegikut al ‘alba’ bin Dzira’ Ad dausi mempunyai ajaran yang menyesatkan, ajaran ini mengutamakan Ali atas nabi Muhammad, Dia menyebut diriya tuhan, Al’aba’ mencela nabi Muhammad SAW. Dia menganggap bahwa nabi diutus untuk mendakwahkan kenabian Ali, tetapi kemudian mendakwahkan dirinya sendiri.

Aliran Al-khattabiyah, pengikut ABil Khattab Muhammad bin Abi Zainab Bani Asad. Setelah dia meninggal, dia diganti Mu’ammar, mempunyai ajaran-ajaran yang berlebih-lebihan. Mereka beranggapan bahwa dunia itu tidak akan rusak. Sesungguhnya surga ialah keadaan yang manusia mendapatkan kebaikan, kenikmatan dan kesehatan. Dan sesungguhnya neraka ialah keadaan yang manusia mendapatkan keburukan, kesulitan dan bencana. Mereka menghalalkan khamar, zina, dan semua hal yang diharamkan. Dan mereka selalu meninggalkan shalat dan fardhu-fardhu lainnya.

D.Doktrin-doktrin dalam aliran Syiah

Paham Syiah memiliki sejumlah doktrin penting yang terutama berkaitan dengan masalah imamah yaitu :
a.Ahlulbait (Ahl al-Bait)
Secara harfiah ahlulbait berarti keluarga atau kerabat dekat. Dalam sejarah Islam, istilah itu secara khusus dimaksudkan kepada keluarga atau kerabat Nabi Muhammad SAW. Ada tiga bentuk pengertian ahlulbait. Pertama, mencakup istri-istri Nabi Muhammad SAW dan seluruh Bani Hasyim. Kedua, hanya Bani Hasyim. Ketiga, terbatas pada Nabi Muhammad SAW sendiri, Ali, Fatimah, Hasan, Husein, dan imam-imam dari keturunan Ali bin Abi Talib. Dalam Syiah bentuk terakhirlah yang lebih populer.

b.Al-Bada'

keyakinan bahwa Allah SWT mampu mengubah suatu peraturan atau keputusan yang telah ditetapkan-Nya dengan peraturan atau keputusan baru. Menurut Syiah, perubahan keputusan Allah SWT itu bukan karena Allah SWT baru mengetahui sesuatu maslahat, yang sebelumnya tidak diketahui-Nya (seperti yang sering dianggap oleh berbagai pihak). Dalam Syiah keyakinan semacam ini termasuk kufur.

c.'Asyura
'Asyura berasal dari kata 'asyarah, yang berarti sepuluh. Maksudnya adalah hari kesepuluh dalam bulan Muharam yang diperingati kaum Syiah sebagai hari berkabung umum untuk memperingati wafatnya Imam Husein bin Ali dan keluarganya di tangan pasukan Yazid bin Mu'awiyah bin Abu Sufyan pada tahun 61 H di Karbala, Irak.

d.Imamah
keyakinan bahwa setelah Nabi Muhammad SAW wafat harus ada pemimpin-pemimpin Islam yang melanjutkan misi atau risalah Nabi Muhammad SAW. Dalam Syiah kepemimpinan itu mencakup persoalan-persoalan keagamaan dan kemasyarakatan. Imam bagi mereka adalah pemimpin agama dan sekaligus sebagai pemimpin masyarakat.

e.'Ishmah
kepercayaan bahwa para imam itu, termasuk Nabi Muhammad SAW, telah dijamin oleh Allah SWT dari segala bentuk perbuatan salah atau lupa. Nabi SAW atau imam yang diyakini terlepas dari kesalahan itu disebut maksum. Dalam Syiah, seorang nabi atau imam haruslah bersifat maksum.

f.Mahdawiyyah

keyakinan akan datangnya seorang juru selamat pada akhir zaman yang akan menyelamatkan kehidupan manusia di muka bumi ini. Juru selamat itu disebut Imam Mahdi. Dalam Islam, keyakinan akan datangnya Imam Mahdi ini cukup berakar kuat di kalangan kaum muslimin; tidak hanya di kalangan penganut paham Syiah, tetapi juga di kalangan mayoritas ahlusunah waljamaah. Hal itu disebabkan oleh cukup banyaknya riwayat mengenai akan datangnya sang juru selamat ini. Namun, antara keyakinan Syiah dan keyakinan ahlusunah waljamaah terdapat perbedaan yang cukup mencolok.

g.Marja'iyyah atau Wilayah al-Faqih

Kata marja'iyyah berasal dari kata marja' yang artinya tempat kembalinya sesuatu. Sedangkan kata wilayah al-faqih terdiri dari dua kata: wilayah berarti kekuasaan atau kepemimpinan dan faqih berarti ahli fikih atau ahli hukum Islam. Wilayah al-faqih mempunyai arti kekuasaan atau kepemimpinan para fukaha. Menurut Syiah Dua Belas, selama masa kegaiban Imam Mahdi, kepemimpinan umat terletak di pundak para fukaha, baik dalam persoalan keagamaan maupun dalam urusan kemasyarakatan.

h.Raj'ah

keyakinan akan dihidupkannya kembali sejumlah hamba Allah SWT yang paling saleh dan sejumlah hamba Allah SWT yang paling durhaka untuk membuktikan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT di muka bumi, bersamaan dengan munculnya Imam Mahdi. Raj'ah dalam keyakinan Syiah bukan merupakan keyakinan pokok. Ia diyakini karena beberapa riwayat dari imam-imam mereka menyatakan akan adanya raj'ah tersebut.

i.Taqiyah

Dari segi bahasa, taqiyah berasal dari kata taqiya atau ittaqa yang artinya takut. Taqiyah adalah sikap berhati-hati demi menjaga keselamatan jiwa karena khawatir akan bahaya yang dapat menimpa dirinya. Dalam kehati-hatian ini terkandung sikap penyembunyian identitas dan ketidakterusterangan. Dalam sejarah Syiah, sikap taqiyah ini sering dijumpai sehingga menjadi semacam syiar dalam ajaran mereka. Hal ini disebabkan menurut sejarah, mereka selalu dimusuhi dan diburu oleh penguasa-penguasa yang tidak suka kepada mereka, sehingga untuk menyelamatkan diri mereka terpaksa melakukan taqiyah.

j.Tawassul
Tawassul adalah memohon sesuatu kepada Allah SWT dengan menyebut pribadi atau kedudukan seorang nabi, imam, atau bahkan seorang wali supaya doanya tersebut cepat dikabulkan Allah SWT. Dalam Syiah, tawassul merupakan salah satu tradisi keagamaan yang sulit dipisahkan. Dapat dikatakan bahwa hampir pada setiap doa mereka selalu terselip unsur tawassul, tetapi biasanya tawassul dalam Syiah terbatas pada pribadi Nabi Muhammad SAW atau imam-imam dari ahlulbait.

k.Tawallii dan Tabarrii
Kata tawallii berasal dari kata tawallaa fulaanan yang artinya mengangkat seseorang sebagai pemimpinnya. Adapun tabarrii berasal dari kata tabarra'a 'an fulanan yang artinya melepaskan diri atau menjauhkan diri dari seseorang. Tawallii dan tabarrii merupakan salah satu doktrin Syiah yang amat penting. Tawallii dimaksudkan sebagai sikap keberpihakan kepada ahlulbait, mencintai mereka, patuh pada perintah-perintah mereka, dan menjauhi segala larangan mereka. Adapun tabarrii dimaksudkan sebagai sikap menjauhkan diri atau melepaskan diri dari musuh-musuh ahlulbait, menganggap mereka sebagai musuh-musuh Allah SWT, membenci mereka, dan menolak segala yang datang dari mereka.

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa Aliran Syiah adalah suatu aliran yang mengikuti dan mengutamakan imam Ali r.a serta mengatakan bahwa beliau adalah imam (khalifah) setelah Rasulullah SAW. Dan mereka berkeyakinan bahwa kepemimpinan tidak keluar dari imam Ali dan dari anak-anaknya (keturunannya). Adapun munculnya Syiah ini para sejarawan masih berselisih pendapat, akan tetapi pendapat paling popular adalah bahwa syiah lahir setelah gagalnya perundingan antara pihak pasukan khalifah Ali dengan pihak pemberontak Muawiyah bin Abi Sufyan di Siffin, yang lazim disebut sebagai peristiwa at-tahkim atau arbitras. Dan di dalam Syiah terdapat empat sekte besar yaitu, Kaisaniyah, Zaidiah, Imamiyah dan Ghulat, dan dari masing-masing sekte tersebut terpecah lagi menjadi beberapa golongan kecil. Dan dalam aliran Syiah ini terdapat beberapa doktrin yang menjadi pijakan mereka atau sebagai suatu keyakinan.

Referensi :
Abdun, Abdullah, 1999. perbedaan prinsip antara aqidah dan ajrn ahli sunnah wal jamaah dan syiah imamiyah, Jawa Timur: Majlis Dakwah Ahlu Sunnah.
A. Nasir, Sahilun, 1996. pengantar ilmu kalam, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Ensiklopedi Islam, 2003. jilid 5, Jakarta: PT ichtiar baru van hoeve.
Hasbi Ashshidiqy, Muhammad, 1967. pengantar ilmu fiqh, Jakarta: Bulan bintang.
Jan S. Aritonang, Berbagai Aliran di Dalam dan Di Sekitar Gereja (Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2001)].
Laili Mansur, M, 1994. pemikiran kalam dalam Islam, Jakarta: PT Pustaka firdaus.
Najiyullah, A, 2006. gerakan keagamaan dan pemikiran (akar ideologis dan penyebarannya), Jakarta Timur: Al-I’tishom cahaya umat.
Taib Thahir ABD., Muiin, M, 1964. ilmu kalam, Jakarta : WIDJAYA.
www.artikel.sabda.org/mengapa_ajaran_teologi_seseorang_dapat_berubah?

Napoleon Bonaparte Ternyata Seorang Muslim; (Fakta yang dikaburkan oleh Kaum Orientalis)


Mungkin ini fakta sejarah yang mungkin menarik dikaji lebih dalam, bahwa Napoleon Bonaparte adalah Seorang Muslim. Dalam artikel religion di Semuabisnis.com, Hamdam Nasrullah menulis fakta sejarah tentang keislaman salah seorang pemimpin besar Eropah, Napoleon Bonaparte yang hidup atara tahun 1769 - 1821 M. Terdapat beberapa fakta sejarah yang mengungkapkan keislaman Bonaparte Menurut Hamdam;

* Penuturan Napoloen Bonaparte sendiri yang pernah dimuat di majalah Genuine Islam, edisi Oktober 1936 terbitan Singapura.

"I read the Bible; Moses was an able man, the Jews are villains, cowardly and cruel. Is there anything more horrible than the story of Lot and his daughters?"

"The science which proves to us that the earth is not the centre of the celestial movements has struck a great blow at religion. Joshua stops the sun! One shall see the stars falling into the sea... I say that of all the suns and planets,..."

"Saya membaca Bible; Musa adalah orang yang cakap, sedang orang Yahudi adalah bangsat, pengecut dan jahat. Adakah sesuatu yang lebih dahsyat daripada kisah Luth beserta kedua puterinya?" (Lihat Kejadian 19:30-38)

"Sains telah menunjukkan bukti kepada kita, bahwa bumi bukanlah pusat tata surya, dan ini merupakan pukulan hebat terhadap agama Kristen. Yosua menghentikan matahari (Yosua 10: 12-13). Orang akan melihat bintang-bintang berjatuhan kedalam laut.... saya katakan, semua matahari dan planet-planet ...."

Selanjutnya Napoleon Bonaparte berkata :

"Religions are always based on miracles, on such things than nobody listens to like Trinity. Yesus called himself the son of God and he was a descendant of David. I prefer the religion of Muhammad. It has less ridiculous things than ours; the turks also call us idolaters."

"Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud. Saya lebih meyakini agama yang dibawa oleh Muhammad. Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan ritual seperti yang terdapat di dalam agama kita (Kristen); Bangsa Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan dewa."

Selanjutnya :
"Surely, I have told you on different occations and I have intimated to you by various discourses that I am a Unitarian Musselman and I glorify the prophet Muhammad and that I love the Musselmans."
"Dengan penuh kepastian saya telah mengatakan kepada anda semua pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada anda di setiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam."

Akhirnya ia berkata :
"In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no god but God, He has no son and He reigns without a partner."

"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala makhlukNya tanpa pendamping."

Napoleon Bonaparte mengagumi Al-Quran setelah membandingkan dengan kitab sucinya terdahulu, Alkitab. Akhirnya ia menemukan keunggulan-keunggulan Al-Quran, juga semua cerita yang melatar belakanginya.

Dalam buku yang berjudul ‘Bonaparte et I'Islarn oleh Cherlifs, Paris, halaman 105’, Napoleon Bonaparte berkata sebagai berikut: "I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur'an wich alone can lead men to happiness.”

“Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip--prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur'an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.”

* Beberapa sumber lain yang menyatakan ke-Islaman beliau:

* Buku ‘Satanic Voices - Ancient and Modern’ dengan penulis David M. Pidcock (1992 ISBN: 1-81012-03-1), pada hal. 61
* Surat kabar Perancis ‘Le Moniteur’, yang menulis bahwa beliau masuk Islam pada tahun 1798.
* Buku ‘Napoleon And Islam’ dengan penulis C. Cherfils (ISBN: 967-61-0898-7).

Yang menarik dikaji lebih jauh tentang informasi ini adalah Bonaparte sebagai pemimpin militer besar (Jenderal Perang), ia terkenal dengan taktik dan strategi berperangnya. Ini yang penting mengingat sejarah waktu keislaman Bonaparte yang berkaitan dengan waktu Bonaparte melakukan invasi ke Mesir. Beberapa kaitan kajian yang mungkin timbul dengan sejarah ini adalah seputar pertanyaan, sebagi berikut;

- Apakah keislaman Bonaparte merupakan strategi positif dalam rangka merangkul hati orang Mesir?, atau

- Apakah keislaman Bonaparte adalah dipengaruhi oleh Islam yang "dilihatnya" pada sebagian besar orang Mesir sewaktu Ia menginvasi Mesir.

Pertanyaan menggelitik ini muncul mengingat kata-kata Napoleon sendiri juga yang berkata;

"Selama Al-Quran ini berkuasa di tengah-tengah kaum muslimin, dan mereka hidup di bawah naungan ajaran-ajarannya yang sangat istimewa, maka kaum muslimin tidak akan tunduk kepada kita, kecuali bila kita pisahkan antara mereka dengan Al-Quran."

Masih Menurut Hamdam, pada kenyataannya Napoleon ketika wafat dimakamkan secara kristen

Apakah kisah keislaman Bonaparte sama dengan Fakta Sejarah di Indonesia, Pattimura yang seorang muslim bahkan cicitnya menyatakan mereka adalah muslim, lalu tiba-tiba menjadi Thomas Mattulesi Pattimura ???

Agaknya sangat banyak tugas yang diemban para cerdik pandai Muslim untuk menggali sejarah "yang lurus" daripada sekedar mengkaji berpolemik dalam kebebasan berpikir

PROPINSI BENGKULU


Bengkulu (dulu dikenal sebagai Bencoolen, Benkoelen, atau Bengkulen, beberapa menyebutnya Bangkahulu) adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, Indonesia. Di sebelah utara berbatasan dengan Sumatra Barat, di sebelah timur dengan Jambi dan Sumatra Selatan sedangkan di sebelah selatan dengan Lampung.
ASAL USUL NAMA
Nama "Bencoolen" diperkirakan diambil dari sebuah nama bukit di Cullen, Skotlandia, Bin of Cullen (atau variasinya, Ben Cullen). Penamaan ini kurang berdasar karena bukanlah tabiat bangsa Melayu untuk menamakan daerahnya dengan nama daerah yang tidak dikenal, apalagi asal nama itu dari Skotlandia yang jauh disana.

Sumber tradisional menyebutkan bahwa Bengkulu atau Bangkahulu berasal dari kata 'Bangkai' dan 'Hulu' yang maksudnya 'bangkai di hulu'. Konon menurut cerita, dulu pernah terjadi perang antara kerajaan-kerajaan kecil yang ada di Bengkulu. dan dari pertempuran itu banyak menimbulkan korban dari kedua belak pihak di hulu sungai Bengkulu. Korban-korban perang inilah yang menjadi bangkai tak terkuburkan di hulu sungai tersebut maka tersohorlah sebutan Bangkaihulu yang lama-kelamaan berubah pengucapan menjadi Bangkahulu atau Bengkulu. Penamaan seperti ini mirip dengan kisah perang antara pasukan Majapahit dengan pasukan Pagaruyung di Padang Sibusuk, daerah sekitar bekas wilayah kerajaan Dharmasraya, yang juga mengisahkan bahwa penamaan Padang Sibusuk itu dari korban-korban perang yang membusuk di medan perang.

SEJARAH
Di wilayah Bengkulu sekarang pernah berdiri kerajaan-kerajaan yang berdasarkan etnis seperti Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Selebar, Kerajaan Pat Petulai, Kerajaan Balai Buntar, Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sekiris, Kerajaan Gedung Agung, dan Kerajaan Marau Riang. Di bawah Kesultanan Banten, mereka menjadi vazal.
Sebagian wilayah Bengkulu, juga pernah berada dibawah kekuasaan Kerajaan Inderapura semenjak abad ke-17.

British East India Company (EIC) sejak 1685 mendirikan pusat perdagangan lada Bencoolen dan kemudian gudang penyimpanan di tempat yang sekarang menjadi Kota Bengkulu. Saat itu, ekspedisi EIC dipimpin oleh Ralph Ord dan William Cowley untuk mencari pengganti pusat perdagangan lada setelah Pelabuhan Banten jatuh ke tangan VOC, dan EIC dilarang berdagang di sana. Traktat dengan Kerajaan Selebar pada tanggal 12 Juli 1685 mengizinkan Inggris untuk mendirikan benteng dan berbagai gedung perdagangan. Benteng York didirikan tahun 1685 di sekitar muara Sungai Serut.
Sejak 1713, dibangun benteng Marlborough (selesai 1719) yang hingga sekarang masih tegak berdiri. Namun demikian, perusahaan ini lama kelamaan menyadari tempat itu tidak menguntungkan karena tidak bisa menghasilkan lada dalam jumlah mencukupi.





Sejak dilaksanakannya Perjanjian London pada tahun 1824, Bengkulu diserahkan ke Belanda, dengan imbalan Malaka sekaligus penegasan atas kepemilikan Tumasik/Singapura dan Pulau Belitung). Sejak perjanjian itu Bengkulu menjadi bagian dari Hindia Belanda.

Penemuan deposit emas di daerah Rejang Lebong pada paruh kedua abad ke-19 menjadikan tempat itu sebagai pusat penambangan emas hingga abad ke-20. Saat ini, kegiatan penambangan komersial telah dihentikan semenjak habisnya deposit.
Pada tahun 1930-an, Bengkulu menjadi tempat pembuangan sejumlah aktivis pendukung kemerdekaan, termasuk Sukarno. Di masa inilah Sukarno berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi isterinya.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia diumumkan kepada dunia internasional melalui radio oleh Sukarno dan Muhammad Hatta di tempat kediaman Sukarno Jalan Pegangsaan Timur (sekarang jalan Proklamasi No. 59) Jakarta. Proklamasi tersebut merupakan suatu gerakan besar seluruh rakyat Indonesia yang ingin merdeka dan membentuk negara sendiri yang terbebas dari penjajahan.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Sukarno dan Muhammad Hatta terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Berita proklamasi tersebut pada tanggal 20 Agustus 1945 diterima secara resmi di Kota Bengkulu dan dibentuklah suatu badan yang menyusun pemerintah Republik Indonesia di Bengkulu.

Pada tanggal 3 Oktober 1945, Ir. Indra Tjaya diangkat oleh Mr. T.M. Hasan (Gubernur Sumatera yang berkedudukan di Pematang Siantar – Sumatera Utara) sebagai Residen Bengkulu. Setelah beliau diangkat sebagai Residen Bengkulu, Ir. Indra Tjaya mengadakan perundingan dengan Residen (Syucokang) Jepang, Z. Inomata untuk menyerahkan daerah Keresidenan Bengkulu kepada Pemerintah Republik Indonesia. Setelah diadakan beberapa kali perundingan maka pada tanggal 27 Oktober 1945, dilakukan penyerahan Pemerintahan Keresidenan Bengkulu oleh Jepang kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Pada awal tahun 1946, terjadilah krisis pemerintahan sipil di Bengkulu, dimana Badan Pekerja Harian Nasional Indonesia (BPHNI) menuntut reorganisasi pemerintahan diseluruh Keresidenan Bengkulu, akibatnya pada tanggal 21 Naret 1946 Residen Ir. Indra Tjaya secara resmi meletakkan jabatan. Tanggung jawab sebagai residen sepenuhnya diserahkan kepada BPHNI dan pada tanggl 23 Maret 1946 BPHNI mulai melaksanakan reorganisasi pemerintahan diseluruh Keresidenan Bengkulu.

Namun karena terjadinya kekisruan yang diakibatkan tidak diakuinya BPHNI oleh sebagian besar Kepala Marga di Curup maka pada tanggal 28 April 1946, Mr. Hazairin (Ketua Pengadilan Negeri Sibolga – Putera Daerah Bengkulu) diangkat oleh Mr. T.M. Hasan sebagai Residen Bengkulu. Mr. Hazairin dengan segala kemampuannya segera bertindak untuk kembali menyusun pemerintahan daerah Bengkulu yang morat marit dengan bijaksana serta tidak merugikan pihak manapun malahan seluruh komponen diajak melaksanakan tugas, kewajiban dan tanggung jawab secara bersama-sama.

Berdasarkan Undang-undang RI Nomor 10 tanggal 15 April 1948, Provinsi Sumatera dibagi menjadi 3 (tiga) Provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah dan Provinsi Sumatera Selatan dan di atasnya, sebagai wakil Pemerintah Pusat RI dibentuk Lembaga Komisariat Pemerintah Pusat yang berkedudukan di Kota Bukit Tinggi dimana Mr. T.M. Hasan sebagai Ketua dan Mr. A. Sidik sebagai Pemimpin Sekretariat Pemerintah Pusat.

Dengan ketetapan undang-undang Nomor 10 tersebut, Keresidenan Bengkulu yang tadinya dalam lingkungan Provinsi Sumatera masuk kedalam lingkungan Provinsi Sumatera Selatan dengan Gubernur M. Isa yang berkedudukan di Kota Curup.
Pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda melanggar perjanjian Renville dengan menyerang daerah-daerah Republik Indonesia yang masih belum didudukinya termasuk Keresidenan Bengkulu.

Pada tanggal 25 Desember 1947, Gubernurr M. Isa telah berada di Kota Curup mengepalai pemerintahan Provinsi Sumatera selatan.
Pada tanggal 23 Desember 1948, Daerah Sumatera Selatan dijadikan satu Daerah Militer dibawah pimpinan A.K. Gani sebagai Gubernur Militer yang juga berkedudukan di Kota Curup. Akibat agresi Militer Belanda tersebut, Gubernur M. Isa, Gubernur Muiliter A.K. Gani dan Residen M. Hazairin menyingkir ke Kota Muara Aman dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan dipindahkan ke Kota Muara Aman.

Pada tanggal 26 November 1949, di Bengkulu Selatan dibentuk satu Delegasi Militer dibawah pimpinan Letnan Kolonel Barlian, Komandan Sub Territorium Bengkulu, untuk menerima serah terima seluruh daerah Bengkulu dari Belanda. Delegasi ini sampai di Kota Bengkulu pada tanggal 29 November 1949, pada tanggal 30 November 1949 sampai di Bengkulu Delegasi Pemerintahan Sipil dari Bengkulu Utara yang dipimpin oleh Mr. Hazairin, Wakil Gubernur Militer Daerah Istimewa Sumatera Selatan.

Sejak tanggal 2 Desember 1949 dari Kota Bengkulu, Komandan Sub Territorium Bengkulu memberikan instruksi seperlunya mengenai segala hal yang menyangkut pengisian daerah-daerah yang akan ditinggalkan pasukan Belanda.

Mulai tanggal 7 sampai dengan 10 Desember 1949 TNI mengisi kembali tempat-tempat yang telah ditinggalkan Belanda, yaitu pada tanggal 8 Desember 1949 TNI masuk ke Kepahiang dan Curup, 10 Desember masuk ke Muara Aman dan 11 Desember 1949 masuk ke Kota Bengkulu, sehingga mulai tanggal 11 Desember kekuasaan Belanda dalam wilayah Keresidenan Bengkulu telah berpindah kembali kepada Negara Republik Indonesia (NRI).
Pada tanggal 11 Desember 1949 juga dikeluarkan 1 (satu) Maklumat kepada seluruh penduduk dalam Keresidenan Bengkulu yang ditandatangani oleh Mr. Hazairin, Residen Bengkulu, dan Barlian, Letnan Kolonel Komandan Sub Territorium Bengkulu, yang berbunyi :
MAKLUMAT
1. Diberitahukan kepada seluruh penduduk Daerah Bengkulu, bahwa mulai tanggal 11 Desember 1949, kekuasaan Belanda dalam Wilayah Territorial Bestuurs Adviseur Bengkulu (TBA) di Keresidenan Bengkulu telah berpindah kembali seluruhnya kepada Negara Republik Indonesia (NRI).

2. Dengan pemindahan kekuasaan itu, maka sempurnalah sudah pelaksanaan “cease hostilities” (penghentian perusuhan) antara Belanda dengan Republik Indonesia bagi daerah Bengkulu (bagi lain-lain daerah Republik sedang disempurnakan), sehingga dengan demikian bersihlah jalan menuju pemindahan kedaulatan dari Kerajaan Belanda dan Negara Republik Indonesia (NRI) kepada Republik Indonesia Serikat (RIS) yang akan berlaku beberapa minggu lagi.

3. Dengan pemindahan kedaulatan itu, maka NRI akan menjadi negara bagian dalam RIS, dan akan berdiri pula perikatan kerja sama (uni) antara Kerajaan Belanda dan RIS yang merupakan pertalian persahabatan yang sangat akrab.

4. Diperintahkan kepada tiap-tiap orang bahwa kita bangsa Indonesia tidak lagi bermusuh-musuhan dengan bangsa Belanda , dengan demikian tentu juga tidak lagi bermusuh-musuhan dengan orang-orang yang pernah bekerja sama atau membantu Belanda selama perjuangan antara Republik Indonesia dengan Belanda pada masa sedih yang telah silam.

5. Sekarang diseluruh daerah Bengkulu dipertanggungjawabkan kepada TNI buat menjaga dan menjamin ketertiban umum, ketenteraman dan keselamatan bagi semua orang tidak pandang siapa dia, meskipun bekas penghianat bangsa sekalipun. Dipermaklumkan, bahwa TNI tidak dibolehkan lagi mencampuri urusan Kepolisian biasa dan pemerintahan umum.

6. Keselamatan Jiwa, harta benda, rumah tangga dan perekonomian (perusahaan, perdagangan dan lalu lintas) dijamin oleh pemerintah NRI dengan semua alat-alat kekuasaannya.

7. Tidak dibolehkan orang merasa cemas atau takut atau was-was terhadap sesuatunya, jika ada perasaan yang serupa itu hendakla lekas dikemukakan kepada alat-alat pemerintahan.

8. Sebaliknya, tidak di izinkan orang mengadakan provokasi (bisikan-bisikan, hasutan-hasutan, kelakuan, dan perbuatan permusuhan) yang akan mendatangkan kekacauan, kecemasan, ketakutan, pendeknya yang hendak menggangu ketenteraman dan rukun damai dikalangan penduduk.

9. Barang siapa yang mengadakan provokasai sebagai dimaksud itu, akan dikenakan hukuman berat, mungkin sampai hukuman mati.

10. Semua peraturan yang berlaku saat itu, meskipun aturan-aturan Pemerintah TBA tetap berlaku asal tidak bertentangan dengan perjanjian-perjanjian Naskah Timbang Terima Kekuasaan yang telah ditandatangani tanggal 11 Desember 1949 dan tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar NRI, semuanya berlaku sampai tiba waktunya diubah oleh yang berhak mengatur.

11. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bengkulu (DPB) dan Dewan Kota Bengkulu dalam bentuk dan susunanya pada tanggal 19 Desember 1948 diperpanjang usianya sampai ia dibubarkan secara resmi.

12. Dewan-dewan marga, kepala-kepala marga, kepala-kepala dusun, kepala-kepala pasar, datuk-datuk di kota Bengkulu, pemangku-pemangku, dan pegawai-pegawai mesjid, berdasarkan aturan yang ditandatangani 11 Desember 1949, meskipun sekali ada diantaranya yang mendapat pengakuan dari Pemerintah TBA tetap bekerja terus sampai semuanya itu diubah atau diganti (atas alasan-alasan yang syah) menurut peraturan NRI dalam daerah Bengkulu bagi semua urusan tersebut. Jika disesustu tempa terdapat kebimbangan disebabkan adanya dua orang atau lebih kepala adat (atau pegawai-pegawai agama) yang menganggap dirinya sama-sama berkuasa, maka jika tidak ada ukuran yang lain buat menentukan siapa yang berhak benar, akan diadakan pemilihan selekas-lekasnya. Dalam menunggu pemilihan, maka kepala adat (atau pegawai agama) yang ditunjuk oleh TBA itulah yang meneruskan pekerjaan buat sementara waktu.

13. Semua pegawai, meskipun yang diangkat oleh Pemerintah TBA tetap bekerja terus dalam pangkat dan derajatnya sebagai tercantum pada aturan tanggal 11 Desember 1949 sampai saat ini diadakan perubahan menurut “Naskah Timbang Terima Kekuasaan”.

14. Uang Belanda, uang NRI, uang daerah Dmiss, propinsi, dan keresidenan dipergunakan bersama-sama dalam bekas wilayah TBA tersebut atas kurs pasaran sampai urusan mata uang diatur lebih lanjut.

15. Rakyat dan semua penduduk dari seluruh lapisan, golongan partai dan kebangsaan, berkasih-kasihanlah kamu, hiduplah dengan tenteram, tolong-menolong, harga-menghargai, hormat-menghormati; hilangkan perasaan dendam, benci, dan permusuhan. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa menurunkan rahmat-Nya atas kita sekalian.

Pada tanggal 17 Agustus 1950 Negara RIS resmi dibubarkan dan dibentuk negara kesatuan baru yang diberi nama Republik Indonesia (RI), yang dibagi menjadi 10 provinsi yang mempunyai otonomi. Berdasarkan Undang-undang No. 3 tahun 1950 Junkto U. U No. 25 tahun 1959 ditetapkan sebagai keresidenan dalam lingkungan Provinsi Sumatera Selatan.

Pada tanggal 27 Desember 1949 keresidenan Bengkulu pulih kembali dan Bupati M. Hasan diangkat sebagai Residen Bengkulu. Kota Bengkulu merupakan kota yang mati lagi dan terisolisasi sama sekali dari dunia luar. Setelah negara kesatuan Republik Indonesia baru terbentuk pada tanggal 17 Agustus 1950, Pemerintah pusat hampir tidak memperhatikan keadaan didaerah, kabinet silih berganti sehinggah Pemerintah daerah terpaksa memecahkan keadaan daerahnya dengan caranya sendiri-sendiri, tanpa dana dan bantuan dari Pemerintah Pusat.

Keadaan terisolasi dan terbengkalai yang jauh dari sentuhan pembangunan selama lebih dari 30 tahun mengakibatkan daerah Bengkulu jauh ketinggalan hampir disegala bidang bila dibandingkan dengan daerah lain. Pada masa itu banyak orang Indonesia tidak mengetahui bahwa sebagian dari negara Kesatuan Republik Indonesia ini terdapat daerah Bengkulu yang merupakan komponen aktif dalam perjuanagan pembangunan bangsa dan negara Kesatuan RI.

Pada tahun 1950 sampai tahun 1966 adalah masa saling perebutan kekuasaan (kabinet) di antara partai-partai politik yang besar, di antaranya partai Masyumi, PNI, dan PKI dengan sistem demokrasi parlementer Eropa Barat. Sistem itu mengakibatkan tidak adanya stabilitas politik, inflasi, dan lambatnya rencana pembangunan.
Keadaan semakin mengkhawatirkan dengan timbulnya gerakan separatis “Republik Maluku Selatan”(RMS) dan gerombolan “Darul Islam” yang merongrong negara RI dan lainnya. Sehinggah terjadilah “Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia, atau dikenal dengan sebutan G. 30 S/PKI.

Pada tahun 1962 timbul Badan Perjuangan Bengkulu yang diprakarsai oleh sekelompok tokoh masyarakat daerah untuk menjadikan Bengkulu sebagai sebuah propinsi. Namun, perjuangan yang terjadi ditengah krisis politik dan ekonomi negara, ditambah dengan kuatnya pengaruh PKI pada pemerintah pusat di Jakarta. Dengan ditumpasnya G. 30. S/PKI dan terjadilah peralihan pemerintahan orde lama ke pemerintahan orde baru, membawa harapan pada perjuangan Bengkulu untuk menjadi provinsi harapan itu ternyata terwujud. Perjuangan selama ini dilakukan dengan gigih akhirnya berhasil.

Pada tanggal 18 November 1968, atas dasar UU No. 9/1967 Junkto Peraturan Pemerintah No. 20/1968, Keresidenan Bengkulu diresmikan menjadi salah satu Provinsi di Republik Indonesia yang ke-26 dengan Ali Amin sebagai Gubernur Bengkulu.

DAERAH TINGKAT II
No. Kabupaten/Kota (Ibu kota)
1 Kabupaten Bengkulu Selatan (Kota Manna)
2 Kabupaten Bengkulu Tengah (Karang Tinggi)
3 Kabupaten Bengkulu Utara (Arga Makmur)
4 Kabupaten Benteng (Benteng)
5 Kabupaten Kaur (Bintuhan, Kaur Selatan)
6 Kabupaten Kepahiang (Kepahiang)
7 Kabupaten Lebong (Muara Aman)
8 Kabupaten Mukomuko (Mukomuko)
9 Kabupaten Rejang Lebong (Curup)
10 Kabupaten Seluma (Tais)
11 Kota Bengkulu (Bengkulu)

DAFTAR GUBERNUR
1. Ali Amin (1968-1974)
2. Abdul Chalik (1974-1979)
3. Suprapto (1979-1989)
4. H. A. Razie Yahya (1989-1994)
5. Adjis Ahmad (1994-1999)
6. Hasan Zein (1999-29 Nov 2005)
7. Agusrin Maryono Najamuddin (29 November 2005-sekarang)

OBJEK WISATA
Di Provinsi Bengkulu terdapat banyak objek wisata alam seperti Pantai Panjang, Taman Nasional Kerinci Sebelat, Hutan Lindung Liku-Sembilan yang merupakan habitat Bunga ’RafflesiaArnoldi’, Gunung Berapi ’Bukit Kaba’, Kawasan Perkebunan Teh ’Kabawetan’, Kawasan Air Terjun Sembilan Tingkat, Kawasan Carag Alam ’Danau Dendam Tak Sudah sebagai habitat plasma nuftah ’Anggrek Vanda’ dan sebagainya.






Provinsi Bengkulu juga memiliki berbagai aset wisata sejarah seperti situs Fort York, situs Fort Malborough, Rumah kediaman Gebernur Raffles, Kawasan Kampung Cina, rumah kediaman Bung Karno pada saat pengasingan yang saat ini telah mengalami pengembangan menjadi Kawasan Persada Bung Karno, Monumen Thomas Parr, Tugu Hamilton, Komplek Makam Inggris, situs makam pejuang Sentot Alibasyah, situs Mesjid Jamik dan sebagainya.







Referensi :
(en) Miller, C. 1777. "An Account of The Island of Sumatra". Philosophical Transactions of the Royal Society of London pp. 160-179.
(en) A. J. Stockwell. Britons in south-east Asia, Oxford Dictionary of National Biography, online edn., Oxford University Press, May 2007.