Kamis, 30 Oktober 2008

KELAM


Rembulan meredup
di hamparan padang bintang yang gemerlap kemilau.
Cerah langit sekejap muram
berarak awan kelabu.
Sedang di sisi alam yang lain
hiruk-pikuk buana berganti sepi
menitipkan tetesan duka
pada cawan hati yang mulai merapuh.
Sekejap baru hendak ku cercap
manisnya madu dari kuntum mawar
yang tiada lama ku pupuk dan ku siram
dengan tetasan air mata kasih
yang kian mengering

Vekhanbharoe_03/112006

Tidak ada komentar: